Bakti Sosial Polsek Porsea dan Siswa Latja SIP, Bagikan Sembako ke Yayasan Rumah Harapan

Suasana penuh keceriaan menyelimuti Yayasan Rumah Harapan Desa Silamosik I-II, Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang beserta para siswa Latja SIP

Editor: Muhammad Tazli
Tribun Medan/ IST
Suasana penuh keceriaan menyelimuti Yayasan Rumah Harapan Desa Silamosik I-II, Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang beserta para siswa Latja SIP Angkatan 53 hadir membawa secercah harapan bagi anak-anak di Yayasan Rumah Harapan Desa Silamosik I-II Kecamatan Bonatua Lunasi 

TRIBUN-MEDAN.com, PORSEA - Suasana penuh keceriaan menyelimuti Yayasan Rumah Harapan Desa Silamosik I-II, Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang beserta para siswa Latja SIP Angkatan 53 hadir membawa secercah harapan bagi anak-anak di Yayasan Rumah Harapan Desa Silamosik I-II Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, Senin (29/7/2024).

Siswa Latja SIP Angkatan 53 yaitu L. Panjaitan, S.H, Hasiholan Edy Silalahi, Nardus Siahaan, Ardika Junaidi Napitupulu,S.H., Gunawan Siagian.SH, Tonny Manurung, S.H dan Tririkardo Silaban, S.H.

Dalam kegiatan bakti sosial yang digelar, puluhan paket sembako diberikan kepada anak-anak di Yayasan Rumah Harapan. Selain itu, para calon perwira muda ini juga menyempatkan waktu untuk bermain dan berinteraksi langsung dengan anak-anak Yayasan Rumah Harapan

"Ini bukan sekadar pembagian sembako, tapi juga bentuk kepedulian kami terhadap sesama," ujar Kapolsek.

Kegiatan ini bertujuan agar para siswa mampu menerapkan dan melaksanakan fungsi manajemen dalam penyelenggaraan kegiatan kepolisian, baik yang bersifat rutin maupun insidentil, serta menangani permasalahan Kamtibmas sesuai peraturan dan petunjuk yang berlaku, Kata Kapolsek.

Baca juga: Menciptakan Situasi yang Kondusif, Samapta Polres Simalungun Gelar Patroli Perintis  Kondusif

Siswa Latja SIP Angkatan 53, L. Panjaitan, S.H menyampaikan bakti sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian mereka dengan tidak membedakan orang, tempat, dan agamanya. Kegiatan ini dilaksanakan murni dikarenakan rasa kemanusiaan.

"Kami sebagai anggota kepolisian diwajibkan mengabdi kepada masyarakat tanpa memandang siapa mereka, apa sukunya maupun agamanya,” ucapnya.

Ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kematangan para siswa dalam melaksanakan tugas sebagai seorang perwira Polri dalam Latja yang ditempatkan di Polsek jajaran Polres Toba.

"Kami ingin anak-anak di sini merasakan kasih sayang dan perhatian dari masyarakat, khususnya dari institusi Polri," katanya.

Ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan dengan tujuan untuk meringankan beban kebutuhan keseharian," ungkapnya

Dia juga menambahkan melalui program jejak kemanusiaan Presisi ini sebagai implementasi Program Prioritas Kapolri mewujudkan pelayanan publik Polri menuju Polri yang Presisi. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved