Berita Medan
Pemko Medan Revitalisasi Pasar Tradisional Akik, Ditargetkan Selesai 3 Bulan, Begini Konsepnya
Usai meletakkan batu pertama, Bobby Nasution beserta jajaran meninjau lokasi pasar yang sudah dibongkar tersebut.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pasar Tradisional Akik yang terletak di jalan AR Hakim, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area direvitalisasi.
Amatan Tribun Medan, bangunan yang berada di Pasar Tradisional Akik ini sudah dihancurkan.
Tak ada satu bangunan pun yang tersisa.
Revitalisasi ini ditandai dengan, peletakan batu pertama di Pasar Tradisional Akik oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution, Jumat (5/7/24).
Usai meletakkan batu pertama, Bobby Nasution beserta jajaran meninjau lokasi pasar yang sudah dibongkar tersebut.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, direvitalisasinya Pasar Tradisional Akik ini atas dasar sikap saling mengalah dari berbagai pihak.
Menurutnya, Pasar Tradisional Akik, ini tidak memiliki legalitas lahan yang jelas. Sehingga, Pemko Medan mengambil tindakan untuk merevitalisasi pasar ini, agar menjadi lahan resmi dan dikelola oleh Pemko Medan.
"Pemko Medan terus berupaya dari tahun 2022 untuk melegalkannya. Akhirnya berkat hasil saling mengalah dari seluruh stakeholder baik itu Pemko Medan, Pedagang pasar, PUD Pasar dan pengelola pasar sebelumnya, pasar Akik saat ini sudah legal," ucapnya, usai meninjau lokasi pasar, Jumat (5/7/2023)
Dikatakannya, pengerjaan fisik revitalisasi pasar ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan saja.
Untuk pembangunan Pasar Tradisional Akik, Bobby Nasution meminta agar investor memperhatikan kualitas bangunan pasar.
"Saya lihat desain pembangunan banyak menggunakan besi atau tiang. Saya pesankan jangan menggunakan besi yang gampang meleyot dan berkarat," ucapnya.
Pasar Tradisional Akik ini, kata Bobby, dalam desain revitalisasinya banyak ruang terbuka.
"Meskipun untuk sirkulasi udara, tapi harus pastikan kalau hujan airnya tidak masuk ke dalam pasar, sehingga kenyamanan pedagang dan pembeli tidak terganggu," katanya
Bobby Nasution juga berpesan kepada PUD Pasar agar dapat memfasilitasi para pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional Akik selama masa pembangunan.
"Para pedagang ini bukan mencari nafkah bulanan, tapi pendapatannya perhari. Apalagi ini mau masuk anak sekolah pastinya mereka perlu biaya tambahan. Jangan sampai transisi ini justru tidak membawa kebaikan untuk pedagang, oleh karena itu Fasilitasi dengan dengan baik para pedagang", ujar Bobby Nasution.
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
| 25 Ruas Jalan Utama Medan Ditarget Tanpa Kabel Semrawut, Rico Waas Ingin Kota Tertata dan Estetik |
|
|---|
| Mobil Grand Max Nyangkut di Pagar Underpass Manhattan, Ban Depan Gantung di Luar |
|
|---|
| Tolak Perobohan Tembok dan Taman, Warga Contempo Medan Rapat dengan Satpol PP |
|
|---|
| Rico Waas Hadiri Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026,Kenalkan Medan sebagai Kota Multikultural |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Bobby-Nasution-beserta-jajaran-melakukan-peletakan.jpg)