Breaking News

Berita Viral

UPDATE Kasus Kematian Siswa SMP Afif Maulana, Kapolda Sumbar: Korban Melompat dari Jembatan

Polda Sumbar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kematian Afif Maulana di Jembatan Kuranji,

Editor: AbdiTumanggor
Kolase Tribun Medan
Polda Sumbar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kematian Afif Maulana di Jembatan Kuranji Padang. (KOlase Tribun Medan) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kematian janggal siswa SMP di Padang, Sumatera Barat, hingga saat ini masih jadi sorotan.

Pada Kamis (27/6/2023) malam lalu, Polda Sumbar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kematian Afif Maulana di Jembatan Kuranji, Jalan Bypass Kilometer 9, Padang. Olah TKP itu disaksikan langsung oleh KOMPOLNAS.

Dalam hal ini, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono menyampaikan hasil penyelidikan terkait kematian Afif Maulana (13) di sungai Batang Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Irjen Suharyono menyebut, berdasarkan hasil autopsi, siswa SMP tersebut meninggal dunia akibat tulang iga patah lalu menusuk paru-paru setelah melompat dari jembatan.

"Penyebab kematiannya adalah karena patah tulang iga dan merobek paru-paru itu," kata Suharyono dikutip keterangannya, Senin (1/7/2024).

Ia mengatakan terdapat patah tulang iga belakang bagian kiri sebanyak 6 ruas yang kemudian menusuk paru-paru sehingga korban tewas.

Suharyono menambahkan, berdasarkan hasil visum luar, memang ada lecet-lecet dan luka memar pada tubuh korban.

Namun, berdasarkan ahli forensik, kata dia, lebam tersebut muncul karena jenazah Afif ditemukan setelah sekitar 9 jam.

"Keterangan dokter forensik itu lebam mayat akibat telah meninggal beberapa jam sebelumnya," ungkapnya, dikutip dari Kompas.com.

Sosok seorang siswa kelas 1 SMP di Kota Padang, Sumatera Barat, Afif Mualana (AM) (13) ditemukan tewas mengenaskan di bawah Jembatan Batang Kuranji, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji. (Istimewa)
Siswa kelas 1 SMP di Kota Padang, Sumatera Barat, Afif Mualana (AM) (13) ditemukan tewas mengenaskan di bawah Jembatan Batang Kuranji, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji. (Istimewa)

Kronologi Berdasarkan Saksi Kunci

Suharyono berkata, Afif diduga ikut tawuran dan kabur saat dibubarkan tim Sabhara Polda Sumbar lalu melompat dari jembatan.

Dugaan tersebut, kata dia, disampaikan saksi kunci berinisial A yang berboncengan sepeda motor dengan korban saat kejadian pada Minggu, 9 Juni 2024.

Berdasarkan keterangan A, menurut Suharyono, ketika berada di atas jembatan Kuranji, korban dan saksi A terjatuh.

Korban kemudian mengajak saksi A untuk melompat dari jembatan namun ditolak oleh A.

"Saksi kunci A menolak ajakan korban untuk melompat dari jembatan dan lebih memilih untuk menyerahkan diri ke polisi, ini sesuai dengan keterangan saksi A," ucap Suharyono, Minggu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved