Tribun Wiki
Apa Itu Overpass, Flyover dan Underpass Serta Kegunaannya Bagi Lalu Lintas di Perkotaan
Simak penjelasan mengenai overpass, flyover dan underpass serta kegunaannya bagi lalu lintas di perkotaan
TRIBUN-MEDAN.COM,- Anda mungkin sudah sering mendengar mengenai overpass, flyover, dan juga underpass.
Istilah-istilah ini sering digunakan untuk merujuk sebuah fasilitas publik yang berkaitan dengan lalu lintas.
Lantas, apa perbedaan dan kegunaan overpass, flyover, dan underpass itu?
Apakah ketiganya punya fungsi yang sama?
Baca juga: Wali Kota Bobby Nasution Sebut Pembangunan Overpass Sudah Masuk Tahap Pemasangan Gelagar Jembatan
Overpass atau flyover
Overpass atau flyover sebenarnya memiliki makna yang sama.
Hanya saja, istilah overpass lebih umum digunakan di Amerika Serikat.
Sedangkan flyover, pengucapannya lebih sering digunakan di Inggris.
Karena keduanya memiliki arti yang sama, tentu fungsinya juga sama.
Overpass atau flyover adalah jalan yang dibangun tidak di atas tanah, atau berdiri di atas jalur lain.
Baca juga: Menang dari Gugatan Masyarakat, Pemko Medan Pastikan Akan Bangun Underpass Juanda
Misalnya saja jalan raya, atau jalur kereta api.
Umumya, overpass atau flyover ini berada di kawasan perkotaan.
Tujuannya, untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan jalan, mempercepat waktu tempuh, menghindari daerah atau kawasan yang sering mengalami kemacetan lalu lintas.
Overpass juga menjadi penghubung jalan yang terpotong oleh jalan tol.
Dalam hal ini, overpass dapat diartikan sebagai jembatan.
Baca juga: Warga Keluhkan Proyek Underpass Jalan Gatot Subroto: Uang Pembebasan Lahan Belum Tuntas
Underpass
Sedangkan underpass, adalah jalur lalu lintas yang berbentuk terowongan yang dibangun di bawah tanah.
| Profil Saripah Hanum Lubis, Politisi PDIP Mitra MBG Bebas Usai Menang Prapid dari Kapolres Pasid |
|
|---|
| Profil AKBP Wira Prayatna, Kapolres Padangsidimpuan yang Diprapidkan Politisi PDIP |
|
|---|
| Profil KH Muhammad Shalahuddin A Warits atau Ra Mamak Suami Inayah Wahid |
|
|---|
| Harta Kekayaan Muhammad Lokot Nasution, Ketua Demokrat yang Namanya Muncul di Sidang Korupsi |
|
|---|
| Spoiler Film Dilan ITB 1997: Nostalgia Cinta dan Gejolak Politik Orde Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/02022024_PEMBANGUNAN-UNDERPASS_ABDAN-SYAKURO-10.jpg)