Breaking News

Pekerja PT Central Proteina Prima Tewas

2 Pekerja Tewas di Pabrik Pakan Ternak PT Central Proteina Prima, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Dua pekerja pabrik pakan ternak PT Central Proteina Prima diduga tewas keracunan saat bekerja, Senin (10/6/2024) kemarin.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Wito, Abang Firman Indra Kesuma, pekerja di PT Central Proteina Prima di Jalan Sisingamangaraja - Simpang Jalan Tol Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara yang tewas pada Senin 10 Juni kemarin 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Dua pekerja pabrik pakan ternak PT Central Proteina Prima bernama Firman Indra Kesuma (41), warga Jalan Pasar IV, Gang Dame, Desa Marindal II, Dusun 6, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang dan Riski Wahyu Pratama diduga tewas keracunan saat bekerja, Senin (10/6/2024) kemarin.

Wito, Abang dari korban bernama Firman menuntut supaya perusahaan tempat adiknya bekerja bertanggungjawab.

Bahkan keluarga meminta supaya kematian Firman dan Riski diusut tuntas.

Katanya, Firman memiliki tiga anak dan seorang istri yang masih membutuhkan nafkah.

Namun karena Firman tewas diduga keracunan, mereka diperkirakan akan kesusahan.

"Kalau bisa diusut, dituntut sampai tuntas bagaimana ini. Dia kan punya anak 3, bagaimana anaknya ini,"ungkap Wito, Selasa (11/6/2024).

Informasi yang didapat keluarga, korban bekerja di pabrik Central Proteina Prima, melalui Biro jasa PT Yosan Fadinda Abadi.

Firman disebut sudah bekerja di pabrik tersebut selama 14 tahun.

Saat ini dua korban sudah dimakamkan. Namun keluarga belum mendapatkan penjelasan dari perusahaan bagaimana para korban bisa tewas.

Perwakilan perusahaan disebut datang membawa uang segepok menggunakan amplop.

Namun uang itu ditolak keluarga karena kemarin masih berduka.

"Perusahaan datang mau ngasih uang duka, cuma saya tolak karena masih berduka cita."

Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengaku pihaknya sempat tidak diberi masuk ke

PT Central Proteina Prima, usai dua pekerjaan tewas diduga keracunan.

Mereka baru diberi masuk dan olah tempat kejadian perkara (TKP) ke pabrik malam hari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved