Tribun Wiki
Sosok Kompol Galih Wardani, Akpol 2006 Pernah Tangkap Terpidana Teroris Pemilik 35 Kg Bahan Bom
Kompol Galih Wardana adalah mantan Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota yang pernah menangkap terpidana teroris Imam Mulyana
Sosok Kompol Galih Wardani, alumni Akpol 2006 yang pernah tangkap terpidana teroris pemilik 35 Kg bahan bom
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Kompol Galih Wardani adalah alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006.
Kompol Galih Wardani merupakan mantan Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota.
Dalam karir kepolisiannya, Kompol Galih Wardani juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Indramayu tahun 2020.
Setelahnya, Kompol Galih Wardani mengikuti Sespimen Polri agar bisa naik pangkat.
Baca juga: Sosok Ilham Habibie, Putra Presiden BJ Habibie Direkomendasi Nasdem Ikut Pertarungan Pilkada Jabar
Ia tercatat satu angkatan dengan peraih Adhi Makayasa Kompol Ratna Quratul Aini.
Galih Wardani memiliki istri bernama Ny Nilam Galih dan menganut agama Islam.
Rekam Jejak Kompol Galih Wardani
Kompol Galih Wardani memiliki rekam jejak yang mumpuni.
Tahun 2017 lalu, Kompol Galih Wardani bersama petugas Densus 88 berhasil menangkap Imam Mulyana.
Imam Mulayana adalah terpidana teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Lelaku tersebut merupakan pemilik 35 kilogram bahan bom hulu ledak tinggi berjuluk "mother of satan" yang ditemukan di kaki Gunung Ciremai, Majalengka, pada 30 September 2021 lalu.
Baca juga: Sosok Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah yang Teriak Kencang Minta KPK Periksa Kemendikbud
Ketika menangkap Imam Mulyana, Kompol Galih Wardani masih menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota.
Galih bercerita, saat itu ia ditugaskan oleh atasannya untuk menemani Densus 88 melakukan sterilisasi wilayah tempat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuju Festival Keraton Nusantara IX (FKN IX) di Goa Sunyaragi, Cirebon, Jabar.
Ketika melakukan strerilisasi wilayah, ia menerima laporan ada seorang lelaki dengan gerak-gerik mencurigakan di area Bandara Penggung Kecamatan Harjamukti, tempat Jokowi mendarat untuk menghadiri acara FKN IX.
"Pada saat itu akhirnya kami mendekati sasaran yang memang langsung dipimpin oleh Pak Kapolres dan bersama Densus 88," kata Galih dikutip dari Kompas.com, Jumat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kompol-Galih-Wardani-I.jpg)