Berkolaborasi Puskesmas Hutabaginda, Rutan Tarutung Gelar Pemeriksaan Deteksi Dini HIV AIDS
Sebanyak 29 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung mengikuti pemeriksaan Kesehatan.
TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Sebanyak 29 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung mengikuti pemeriksaan Kesehatan. Hasilnya, mereka negative dari penyakit menular seksual HIV/AIDS.
Pemeriksaan Kesehatan itu berlangsung di ruang aula rutan, Kamis (16/5/2024).
"29 orang warga binaan terdiri dari 15 narapidana dan 14 tahanan tidak terindikasi sebagai penderita HIV pascadilakukan rapid test dengan menggunakan sampel arah," ujarnya sembari menyampaikan petugas Puskesmas Hutabaginda yang mengecek Kesehatan.
Baca juga: Kepala Rutan Tarutung Pimpin Langsung Rapat Bersama Seluruh Pegawai: Mari Kita Bekerja Ikhlas
Ia menambahkan, tes ini menggunakan metode immunokromatografi yang diketahui hasilnya secara cepat selama kurang lebih 30 menit.
Selain itu, kata dia, kegiatan skrining HIV merupakan Langkah pencegahan dan deteksi dini dari Puskesmas Hutabaginda dalam rangka monitoring awal.
Melalui monitoring awal ini, lanjut dia, bisa diantisipasi penyebaran HIV khususnya warga binaan yang tergolong kelompok rentan penularan HIV.
"Warga binaan termasuk kelompok populasi kunci yang yang beresiko untuk terjangkit HIV terlebih lagi dengan mobilitas fisik yang terbatas selama didalam Rutan sehingga terkadang kesehatan tidak dapat dijaga dengan baik. Oleh karena itu, kali ini pihak Puskesmas Hutabaginda melakukan skrining sebagai upaya preventif untuk mendeteksi sedini mungkin gejala HIV," katanya.
Baca juga: Rutan Tarutung Gelar Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia: Kata Kuncinya Jas Merah
Sedangkan, Kepala Rutan (Karutan) Tarutung, Ismet Sitorus menyampaikan kesehatan warga binaan selama didalam Rutan menjadi prioritas utama bagi jajarannya sehingga ia mengharapkan Puskesmas Hutabaginda dapat melakukan skrining HIV secara masif dan berkala.
“Kami bersyukur tidak ada satupun Warga Binaan yang positif HIV setelah dicek oleh petugas Puskesmas Hutabaginda. Jadi kami harap giat serupa ataupun yang lainnya dapat dilaksanakan secara rutin untuk memastikan Warga Binaan terbebas dari segala penyakit berbahaya,” harap Ismet.
Ismet Sitorus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara dan Puskesmas Hutabaginda yang telah melaksanakan skrining HIV/AIDS bagi warga binaan dan layanan kesehatan lainnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rutan-Tarutung-Ikut-Pemeriksaan-Kesehatan.jpg)