Berita Medan
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Begal yang Bunuh & Larikan Motor Honorer di Percut Seituan
Ia menjelaskan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas untuk mencari tahu identitas pelaku dan mengungkap kasus tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi masih terus melakukan penyelidikan, terkait kasus tewasnya seorang honorer Dinas PU Serdang Bedagai, bernama Herbet Cristofel Simatupang.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Japri Binsar Simamora, pihaknya telah mengetahui identitas terduga para pelaku.
"Identitasnya sudah kita dapat, cuma kita akan pastikan lagi nanti. Pelakunya diduga lebih dari satu orang," kata Japri kepada Tribun Medan, Senin (8/4/2024).
Ia menjelaskan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas untuk mencari tahu identitas pelaku dan mengungkap kasus tersebut.
"Kejadinnya itu kan malam, jadi di sana penerangan minim dan dalam kondisi sepi, sehingga kita agak kesulitan mencari petunjuk," sebutnya.
Meski demikian, dikatakannya petugas juga telah memeriksa sejumlah rekaman video di sepanjang jalan lokasi kejadian.
"Rekaman CCTV juga sudah kita telusuri, ada memang sudah mengarah ke terduga pelaku tapi masih akan kita pastikan lagi," ujarnya.
Sebelumnya, seorang pria bernama Herbet Cristofel Simatupang (31) warga Dusun II, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, ditemukan tewas setelah diduga menjadi korban begal.
Korban ditemukan tewas tergeletak di tengah jalan di Dusun I, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, pada Selasa (19/3/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut kakak korban, Fransiska Simatupang, pihak keluarga mengetahui korban ditemukan tewas setelah diberitahu oleh warga.
"Kami dibangunkan sama tetangga jam tiga pagi, ngasih tahu kalau adik saya kecelakaan dan sudah tidak bernyawa," kata Fransiska kepada Tribun-medan, Senin (25/3/2024).
Ia menjelaskan, setelah mendengarkan kabar tersebut dirinya pun langsung bergegas ke lokasi yang tidak jauh dari rumahnya.
Di sana, dia melihat bahwa korban sudah terbaring di tengah jalan dalam kondisi terlungkup dan kepalanya mengeluarkan darah.
Awalnya, dia mengira adiknya meninggal karena kecelakaan. Namun, di lokasi sepeda motor Honda Beat Street milik korban sudah tidak ada.
Selain itu, handphone korban juga hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Herbet-Cristofel-Simatupang-korban-begal.jpg)