Sumut Terkini

Banjir di Kecamatan Pahae Jae, Puluhan Rumah Terendam, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam uraiannya, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak mengutarakan, puluhan rumah di kawasan tersebut  terendam banjir.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
HO
Polres Taput berikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara. Di sana telah didirikan dapur umum bagi warga setempat. 

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Wilayah Dusun I Aek Botik, Desa Setia, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara alami banjir pada Jumat (22/3/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak mengatakan, puluhan rumah di kawasan tersebut  terendam banjir.

Ia juga menjelaskan, banjit terjadi karena cuaca ekstrim yang terjadi sejak pukul 14.00 hingga 19.00 WIB pada hari yang sama.Akibatnya, tanggul air sungai di kawasan tersebut meluap.

"Pada hari Jumat (22/3/2024) sekira pukul 18.30 WIB,  telah terjadi bencana alam banjir di Dusun I Aek Botik, Desa Setia, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara. 

Banjir diakibatkan karena meluapnya tanggul air sungai Aek Botik dengan material batu dan lumpur akibat intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 14.00 Wib hingga pukul 19.00 WIB," ujar AKBP Ernis Sitinjak dalam keterangan tertulis, Minggu (24/3/2024).

Banjir tersebut mengakibatkan kerugian material bagi warga setempat. Dari data yang diperoleh, ada sebanyak 42 unit rumah warga terendam banjir, 11 ruang kelas Sekolah MTS Al Ikhlas Aek Botik terendam banjir, 20 petak kolam ikan milik warga terendam banjir, dan sekitar 5 hektar aawah milik warga terendam banjir.  

"Banjir tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Akibat dari kejadian bencana banjir tersebut, warga mengalami kerugian materi sebesar diperkirakan Rp. 100 juta," sambungnya. 

Pada saat kejadian, banjr menggenangi lokasi tersebut sekitar 3 jam. Dan secara perlahan, genangan air akibat banjir sudah surut. 

Personel Polres Tapanuli Utara bersama dengan BPBD Tapanuli Utara dibantu dengan Alat Berat sedang melaksanakan pembersihan material banjir di lokasi tersebut.

"Ada sebanyak 42 rumah warga yang terkena dampak banjir. Pada saat ini warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing," sambungnya.

Pihak pemerintah desa setempat akan mendirikan dapur umum untuk warga masyarakat yang terkena dampak bencana banjir.

"Polres Tapanuli Utara telah memberikan bantuan berupa sembako untuk dapur umum warga," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved