Ramadan 2024
Serunya Berburu Takjil di Kedai Takjil Terapung Binjai, Bisa Sembari Nikmati Pemandangan Sawah
Kedai Takjil Terapung berada di Sawah Lukis, Gang San Asmat, Desa Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kedai Takjil Terapung berada di Sawah Lukis, Gang San Asmat, Desa Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Tak berbeda dengan tahun sebelumnya, Kedai Takjil Terapung di Sawah Lukis, memiliki konsep yang sama yaitu menjual menu bukaan puasa di atas perahu.
Sedangkan Sawah lukis merupakan salah satu lokasi wisata populer di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Di Kedai Takjil Terapung sendiri menyediakan berbagai kue-kue dan kudapan yang bisa disantap saat waktu berbuka puasa tiba.
Kue-kue tradisional seperti timpan Aceh, lemper, kue nona, dan masih banyak lagi. Juga ada sate padang dan bakso. Untuk harga, enggak bikin kantong bolong.
Apalagi, selain berburu takjil pengunjung juga bisa menikmati suasana persawahan dengan hembusan angin sepoi-sepoi.
Lokasi Kedai Takjil Terapung tepat di dekat Sawah Lukis dan Taman Selfie Reborn. Tentunya, setelah selesai berburu takjil, bisa melipir ke 2 lokasi wisata yang terletak di areal persawahan tersebut.
Founder Sawah Lukis, Ahmadi mengatakan, Kedai Takjil Terapung kali ini hampir sama dengan yang dihadirkan pada Ramadan 1444/2023, yang saat itu bernama Pasar Terapung. Ini merupakan atraksi wisata kuliner.
Konsepnya, pedagang berjualan takjil di atas perahu. Penjualnya adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berasal dari sekitar Sawah Lukis. Ada yang berjualan langsung, dan ada juga yang hanya menitipkan produknya.
"Jajanan yang dijual di Kedai Takjil Terapung ini dari masyarakat dan para pelaku UMKM. Kita sediakan wadah untuk mereka," ujar Ahmadi, Sabtu (23/3/2024).
Bagi yang penasaran dan ingin ngabuburit menjelang berbuka, Kedai Takjil Terapung hanya berjarak sekitar 8 Kilometer (Km) dari pusat Kota Binjai, dengan waktu tempuh 15 menit. Sedangkan jika dari Kota Medan, waktu tempuh berkisar 1 jam.
"Kedai Takjil Terapung mulai buka pukul 16.00 WIB hingga jelang waktu berbuka puasa. Dan sudah mulai dibuka 16 Maret sampai 28 Ramadan," ujar Ahmadi.
Disebutkan Ahmadi, pada Ramadan 2023, antusias masyarakat cukup tinggi untuk berburu takjil sambil ngabuburit di Pasar Terapung dan Sawah Lukis. Diharapkan, pada Ramadan 2024 antusias masyarakat juga sama.
“Apalagi, di sini juga sudah ada tempat baru, yaitu Taman Selfie Reborn, yang buka mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB. Kalau Sawah Lukis, tutupnya usai buka puasa," ucap Ahmadi.
Disinggung soal Taman Selfie Reborn, Ahmadi mengatakan, lokasi ini merupakan tempat baru untuk nongkrongnya Gen Z. Untuk suasana dan menu juga berbeda dengan yang ada di Sawah Lukis dan Kedai Takjil Terapung.
| Apa Itu Tradisi Megengan yang Dilakoni sebelum Bulan Ramadan? Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| 6 Kuliner Khas Medan yang Cocok Disajikan saat Idul Fitri, Ada Soto Medan hingga Lemang |
|
|---|
| 67 Anak Yatim Ditraktir Baju Baru oleh Lazismu Asahan jelang Hari Raya Idul Fitri |
|
|---|
| H-1 Lebaran 2024, Berikut Update Harga Bahan Pokok, Pasar Tradisional di Medan Padat Pengunjung |
|
|---|
| Kumpulan Doa di Akhir Ramadhan yang Bisa Diamalkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kedai-Takjil-Terapung-di-Sawah-Lukis-Gang-San-Asmat-Desa-Cengkeh-Turi.jpg)