Viral Medsos

Demi Beli HP baru, Wanita di Riau Tega Rampok dan Aniaya Nenek Sendiri, Kepala Bocor Dipukul Besi

Saat kejadian, pukul 05.00 WIB, korban berteriak minta tolong dan diketahui oleh sang anak kandungnya, Pendra (40).

Editor: Satia
kompas.com
AN (21) ditangkap usai rampok dan aniaya nenek sendiri 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - SOSOK wanita di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau tega merampok dan menganiaya neneknya sendiri gegara ingin beli ponsel baru.

Wanita yang tega menganiaya neneknya ini diketahui berinisial AN beruisa 21 tahun.

Pelaku memukul kepala neneknya berinisial ZN (73) menggunakan besi, lalu membawa kabur perhiasan emas milik korban.

Baca juga: Pasca Pemilu, Kapolres Tanjungbalai Simulasi Quick Respon Penanganan Gangguan Kamtibmas di Perairan

Kronologi Pejabat sementara (PS) Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aiptu Misran mengatakan, aksi perampokan dan penganiayaan ini bermula saat pelaku berada di rumah neneknya di Desa Kelayang, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu, Senin (19/2/2024).

Saat kejadian, pukul 05.00 WIB, korban berteriak minta tolong dan diketahui oleh sang anak kandungnya, Pendra (40).

"Pelapor mendengar teriakkan minta tolong dari rumah ibunya yang tak jauh dari rumahnya. Pelapor masuk ke dalam rumah ibunya dan menemukan ibunya berlumuran darah di dalam kamar," kata Misran.

Akibat pemukulan tersebut, sang nenek mengalami luka parah.

Anaknya langsung membawa korban ke Puskesmas Polak Pisang untuk pertolongan pertama.

Setelah korban sadar, korban mengaku dipukul dengan besi oleh orang tidak dikenal dan membawa kabur gelang emas yang dikenakannya.

Paginya, anak korban mendatangi Polsek Kelayang untuk melaporkan kejadian yang dialami ibunya.

Baca juga: DETIK-DETIK 2 Mahasiswa Unpad Tewas Tersambar Petir Saat Kemping, Sempat Teriak Kesakitan

Untuk menyelidiki kasus perampokan tersebut, Kapolsek Kelayang, Iptu Zulmaheri berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Primadona.

"Pada Kamis (22/2/2024), tim memanggil saksi AN (pelaku), seorang perempuan muda untuk dimintai keterangannya di Polsek Kelayang. Sebab, dia termasuk salah satu keluarga korban," kata Misran.

Dari keterangan AN, lanjut dia, terdapat beberapa kejanggalan yang menimbulkan kecurigaan penyidik.

Kemudian, tim mendalami pengakuan AN. Akhirnya, pelaku mengakui telah merampok neneknya.

Pelaku mengaku diam-diam masuk ke dalam rumah untuk mencuri perhiasan korban.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved