Pembunuhan

Terungkap Motif Hendri Habisi Nyawa Istrinya Misbah Nasution, Pelaku pun Ditembak Polisi

Menurut Kapolrestabes Medan, Kombes pol Teddy Jhon Sahala Marbun, pelaku yakni bernama Hendri Ismail alias Hendri yang merupakan suami korban.

TRIBUN-MEDAN/ALFIANSYAH
Pelaku saat dihadirkan saat konferensi pers di halaman Polrestabes Medan, Senin (15/1/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi menembak pelaku pembunuhan sadis, terhadap seorang wanita bernama Misbah Nasution (26), yang jasadnya dibuang ke dalam parit di kawasan Jalan Pabrik Gula, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Menurut Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun, pelaku yakni bernama Hendri Ismail alias Hendri yang merupakan suami korban.

Pelaku ditangkap di tempat kerjanya, pada Sabtu (13/1/2024), tepat sehari setelah penemuan jasad korban dalam kondisi tangan terikat.

"Pelaku ditangkap, setelah tim kita melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan, malamnya sudah ditemukan tersangka ini," kata Teddy kepada Tribun-medan, Senin (15/1/2024).

Katanya, setelah ditangkap polisi pun langsung melakukan mengintrogasi terhadap pelaku.

Kepada petugas, tersangka mengakui nekat menghabisi istrinya karena merasa sakit hati dan dendam.

Pelaku dan korban ini baru satu tahun menikah, dan memiliki anak laki-laki berusia 4 bulan.

Namun, ternyata korban ini merupakan istri kedua dari pelaku.

"Hasil pengakuan dari tersangka, dia merasa sakit hati dan dendam terhadap korban. Mereka ini dulu pernah pacaran, tapi si pelaku nikah dengan orang lain," sebutnya.

"Lima tahun menikah belum memiliki anak, lalu dia mengajak korban ini untuk menikah setahun yang lalu dan telah memiliki anak," lanjutnya.

Teddy menuturkan, sebelum korban melahirkan mereka sudah sepakat bahwa hak asuh anak jatuh ke tangan pelaku.

Namun, setelah melahirkan korban mengingkari janji dan tidak memberikan hak asuh anak kepada pelaku.

Bahwa, korban menuding bahwa pelaku ini tidak pernah menafkahi dirinya dan juga anak mereka.

"Kesepakatan bahwa si tsk ini akan menjadi hak anak asuh terhadap hubungan ini dan dilaporkan kepada istrinya yang pertama.

Namun dalam perjalanan nya berubah menjadi korban ini dengan orang tuanya akhirnya tidak terjadi, dan kedua korban dan tersangka ini sering ribut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved