Berita Viral
VIRAL Petugas Damkar Nangis Perjuangannya tak Dihargai, Dicap Telat, Padahal Hampir Mati ke Lokasi
Baru-baru ini, viral di media sosial momen seorang petugas pemadam kebakaran (damkar), diomeli oleh pemilik bangunan yang terbakar karena telat datang
TRIBUN-MEDAN.com - Baru-baru ini, viral di media sosial momen seorang petugas pemadam kebakaran (damkar), diomeli oleh pemilik bangunan yang terbakar karena telat datang.
Padahal, usaha petugas damkar untuk datang ke lokasi tak main-main.
Tak pelak, petugas damkar ini pun merasa perjuangannya tak dihargai.
Ya, air mata tak terbendung jatuh dari air mata seorang pria di Kabupaten Bogor.
Perasaan campur aduk antara kecewa dan sedih hinggap di diri seorang pria bertubuh gempal tersebut.
Usut punya usut, pria tersebut sedih lantaran perjuangan dalam misi kemanusiaan yang dia lakukan tak dihargai.
Ya, pria tersebut rupanya anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.
Dia kecewa lantaran usahanya untuk membantu tak dihargai.
Pria itu justru dicaci maki seorang pria paruh baya pemilik lapak rongsok di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Peristiwa itu terekam kamera dan viral di media sosial.
"Sekarang begini, bapak lihat kondisinya seperti ini (terbakar). Sudah habis, sudah tak ada lagi yang bisa diselamatkan," ucap pemilik lapak rongsok di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor yang lahannya terbakar, Jumat (15/12/2023).
Pemilik lapak rongsok seolah tidak peduli perjuangan yang dilewati damkar.
"Itu sudah lain cerita, pak," tutur pemilik lapak rongsok.
Menantang Maut
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor sebenarnya tidak mendapat laporan apapun terkait peristiwa yang terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VIRAL-Petugas-Damkar-Nangis-Perjuangannya-tak-Dihargai-Dicap-Telat-Padahal-Hampir-Mati-ke-Lokasi.jpg)