Berita Viral

Ayah Kandung Pembunuh 4 Anaknya Ternyata Belum Bayar Kontrakan, Sempat Tuliskan Pesan “Puas Bunda”

Ayah kandung bernama Panca Darmansyah (40) pembunuh 4 anaknya sendiri di rumah kontrakan di Jagakarsa bikin geger publik. Terkuak, ternyata ia

Tayang:
istimewa
Tulisan di TKP penemuan 4 anak tewas di rumah kontrakan di Jagakarsa. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Ayah kandung membunuh 4 anaknya sendiri di rumah kontrakan di Jagakarsa bikin geger publik.

Adapun empat anak yang dibunuh ayah kandungnya sendiri diletakkan berjejer di kamar tidur.

Untuk diketahui, kasus pembunuhan empat anak oleh ayah kandungnya sendiri Panca Darmansyah (40) ini di sebuah rumah kontrakan.

Keempat anaknya masing-masing berusia 6 tahun berinisial V, anak 4 tahun berinisial S, anak 3 tahun berinisial A dan yang bungsu berinsial A, berusia kurang dari dari 1 tahun, meninggal kehabisan nafas karena dibekap bantal.

Keempat mayat bayi tersebut ditemukan warga diletakkan berjajar di kamar tidur.

Sementara, di lantai kontrakan warga menemukan ceceran darah dan tulisan berbunyi 'Puas Bunda, Tx For All'.

Kondisi Memilukan Ibu di Jagakarsa Sebelum 4 Anaknya Ditemukan Tewas, Wajah Berlumuran Darah
Kondisi Memilukan Ibu di Jagakarsa Sebelum 4 Anaknya Ditemukan Tewas, Wajah Berlumuran Darah (Instagram)

Akan halnya pelaku, warga menemukan sedang tertelungkup lemah di kamar mandi dan diketahui mencoba bunuh diri dengan menyayat urat nadi namun gagal tewas.

Saat ditemukan warga dia dalam kondisi lemas. Badannya dalam kondisi telanjang tidak sadarkan diri.

Penemuan kasus pembunuhan empat bayi oleh ayah kandungnya sendiri ini berawal dari warga sekitar kontrakan pelaku yang merasakan bau bangkai yang menyengat kuat.

Warga juga mendapati banyak lalat di sekitar rumah pelaku.

Warga kemudian berinisiatif melaporkan hal tersebut ke polisi. Disaksikan warga polisi kemudian memasuki rumah tersebut dan menemukan empat bayi pelaku sudah dalam kondisi tewas.

Warga bernama Irawan membenarkan, seusai menghabisi nyawa empat anak kandungnya, Panca diduga berusaha bunuh diri dengan menyilet urat nadi di tangannya namun berhasil digagalkan oleh warga.

Salah satu warga sekitar rumah kontrakan bernama Irawan menyebut, Panca baru saja bekerja sebagai sopir taksi ternama.

"Masalahnya memang ekonomi, Panca ini baru masuk jadi sopir taksi," ujar Irawan saat dikonfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Kamis (7/12/2023) dinihari.

Baca juga: Polisi Menguak Misteri Tulisan Darah Puas Bunda di TKP Tewasnya 4 Anak, Kondisi Terkini Pelaku

Baca juga: Berita Populer, Istri Syok Lihat Selingkuhan Suami , Anak Dibunuh Ayahnya dan Ditemukan Membusuk

Belum Bayar Kontrakan

Irawan mengatakan, Panca diketahui tujuh bulan belum membayar sewa rumah kontrakan yang ditempatinya bersama istri dan empat orang anaknya.

"Uang kontrakan saja belum dibayar tujuh bulan," kata dia.

Sebelum geger penemuan jasad empat anak kecil yang tewas mengenaskan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, terduga pelaku berinisial P sempat cekcok dengan istrinya.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (3/12/2023) lalu.

"Menurut informasi bang Kube yang jadi parkir di depan kedai bakso hari Minggu emang sudah cekcok dengan istrinya," kata Irawan.

"Istrinya digamparin terus bininya nelepon adiknya datang adik bininya adiknya juga dipukulin," ujar Irawan warga sekitar lokasi kejadian saat dikonfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Kamis(7/12/2023) dinihari.

Rumah tempat tewasnya empa anak di Jagakarsa, Jakarta.
Rumah tempat tewasnya empa anak di Jagakarsa, Jakarta. (Istimewa)

Tidak lama kemudian datang kedua orang tua istri dari P. Kedua orang tuanya kemudian membawa istri P ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun, sayangnya keempat orang anaknya tidak ikut serta diajak bersama ibu dan neneknya.

"Nahasnya empat anaknya enggak diajak malah ditinggal sama bapaknya. Kejadian lah itu pembunuhan," kata Irawan

Rumah Terkunci Rapat

Polisi dan warga yang mendatangi rumah pelaku menemukan keempat jasad anak-anak Panca di dalam kamar dan pintu depan terkunci.

"Betul, 4 orang (korban). Ada 4 orang penemuan mayat di dalam kamar," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dihubungi.

Hasil penyelidikan sementara, diduga orang tua anak-anak tersebut yang menjadi pelaku atas tewasnya korban.

Bintoro menjelaskan saat itu, terduga orang tua korban juga sempat ingin bunuh diri. Namun, aksinya digagalkan dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

"Sementara untuk orang tuanya sendiri. Sementara masih dugaan (korban) anaknya (pelaku). Orang tuanya yang diduga sebagai pelaku mencoba untuk bunuh diri juga. tapi saat ini masih bisa selamat dan dirawat di RS" ucapnya.

Belum diketahui penyebab kronologi hingga keempat anak-anak tersebut bisa ditemukan tewas di dalam kamar.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Semuanya masih kita cek dulu. Untuk sementara masih dilakukan penyelidikan," kata dia.

Baca juga: Kondisi Memilukan Ibu di Jagakarsa Sebelum 4 Anaknya Ditemukan Tewas, Wajah Berlumuran Darah

Baca juga: PELAKU Rudapaksa dan Cekoki Siswi SMK Hingga Tewas Dijerat dengan Pasal Berlapis 

Kondisi Memilukan Ibu di Jagakarsa

Kondisi memilukan ibu di Jagakarsa sebelum 4 anaknya ditemukan tewas diungkap warga. 

Wajahnya berlumuran darah hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kabar penemuan jasad 4 anak di Jagakarsa menghebohkan publik.

Beberapa hari sebelum menemukan empat anak tewas berjejer di rumah kontrakan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, tetangga sekitar melihat wajah ibu korban dalam kondisi amat memilukan.

Wajah D berlumuran darah saat keluar dari rumah pada Sabtu (2/12/2023).

D kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Hal itu dikatakan oleh tetangga korban, Titin (49) di sekitar lokasi kejadian.

Warga pun menduga kejadian itu merupakan puncak dari masalah rumah tangga antara P dan istrinya, D, yang memicu tewasnya empat anak mereka.

Tetangga lainnya, Irwan, turut mendukung pernyataan Titin yang mengatakan bahwa P sempat terlibat pertengkaran dengan D hingga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Hanya saja, Irwan mengaku tidak mengetahui persoalan antara pelaku dan istrinya hingga terjadi KDRT.

Ia juga mengatakan, ayah korban masih terlihat menggendong salah satu anaknya, keesokan harinya, pada Minggu (6/12/2023) sore.

 

(*/TRIBUN-MEDAN.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved