Meryl Saragih Kenalkan Tupoksi Legislatif kepada Puluhan Mahasiswa Polmed Lewat Parliament Tour

Meryl Rouli Saragih, kembali mengenalkan tugas pokok dan fungsi anggota legislatif sebagai lembaga penerima dan penerus aspirasi masyarakat

|
Editor: Jefri Susetio
Istimewa
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI-Perjuangan, Meryl Rouli Saragih, kembali mengenalkan tugas pokok dan fungsi anggota legislatif sebagai lembaga penerima dan penerus aspirasi masyarakat. 

TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI-Perjuangan, Meryl Rouli Saragih, kembali mengenalkan tugas pokok dan fungsi anggota   legislatif sebagai lembaga penerima dan penerus aspirasi masyarakat, ke sejumlah mahasiswa melalui program Parliament Tour.

Parliament Tour ke-19 kali ini diikuti puluhan   mahasiswa-mahasiswi Jurusan Akuntansi Keuangan Penguruan Tinggi Politeknik Medan (Polmed).

Kegiatan ini diawali dialog para mahasiswa dengan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Baca juga: Momentum Hari Sumpah Pemuda, Meryl Saragih Ajak Anak Muda Sumut Bergerak Bersama Majukan Indonesia

 

Kemudian, para mahasiswa diedukasi tentang parlemen dan menyaksikan langsung rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Meryl yang merupakan Wakil Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara menekankan kepada para mahasiswa bahwa anak muda adalah penentu masa depan bangsa.

Pada Pemilu 2024 saja, ada 60 persen pemilih merupakan anak muda.

"Tetapi saya yakin 100 persen anak muda penentu masa depan bangsa Indonesia. Adanya anak muda seperti para mahasiswa ini yang mau dan melek tentang parlemen   dan politik maka bisa berbuat untuk kepentingan rakyat dan bangsa. Mau tidak mau suka tidak suka, hidup kita diatur oleh politik," katanya.

Bagi Meryl, terjun ke dunia politik bukan hanya sekedar   duduk di lembaga legislatif. Tetapi bagaimana bisa menjadikan alat untuk memperjuangkan hak-hak rakyat.

"Kontribusi menjadi anggota legislatif adalah bagaimana bisa   mengatur anggaran, membuat kebijakan. Dan peraturan untuk kesejahteraan masyarakat khsususnya di Sumatera Utara," ujarnya.

Ketua Bapemperda DPRD Sumatera Utara ini,   menjunjung tinggi sistem meritokrasi.

Dimana, meyakini selama punya kemampuan   kapasitas punya kesempatan untuk menjadi apa yang dia mau.

"Selama punya tupoksi dan kemampuan terlepas dari suku, agama, ras dan golongan, selama kamu punya kompetensi maka siap untuk berkompetisi," katanya.

Melalui Parlimen Tour ini, lanjut Meryl, dirinya bisa melihat anak muda yang berani bicara dan berani berdebat menyampaikan kritisnya.

Keistimewaan menjadi mahasiswa adalah ketika berani berbicara meskipun salah tetapi keberanian itu menjadikan untuk terus belajar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved