Tribun Wiki

Anjuran Nabi Muhammad untuk Bersiwak Ternyata Punya Manfaat Luar Biasa

Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) pernah menganjurkan agar bersiwak sebelum melaksanakan salat

Tayang:
Editor: Array A Argus
INTERNET
ILUSTRASI penggunaan siwak untuk kesehatan gigi 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Siwak, atau yang dikenal sebagai miswak adalah batang atau ranting dari pohon arak (Salvadora persica).

Pohon ini termasuk dalam kategori semak belukar dan banyak ditemui di wilayah Arab Saudi dan sekitarnya.

Pada zaman kuno, siwak digunakan sebagai alat pembersih gigi dan mulut alami.

Bahkan, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) pernah menganjutkan ummatnya untuk bersiwak sebelum melaksanakan salat.

Baca juga: Wabar, Harganya Lebih Mahal dari Kadrun, Diyakini Jadi Obat Kuat Bagi Orang Arab

Sebagaimana dalam hadis riwayat Abu Hurairah yang berbunyi, "Bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, 'Seandainya aku tidak memberatkan umatku atau manusia, maka sungguh akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak di setiap akan shalat'," (HR. Al-Bukhari).

Dari Ibnu Mas’ud ia berkata, bahwa Rasulullah sawn bersabda, "Keluarkanlah sisa makanan yang ada di antara gigi kalian, karena sungguh hal itu merupakan kebersihan. Dan kebersihan itu dapat mengajak kepada keimanan beserta saudaranya di surga.” (HR. Imam Thabrani)

"Bersiwak akan membuat mulut bersih dan mendatangkan ridha Allah." (HR. An-Nasai dan Ahmad).

Seiring perkembangan zaman, banyak penelitian menyangkut siwak ini.

Baca juga: Halal, Kadrun atau Dhab Dimakan Orang Arab, Tapi Tidak Dimakan Nabi Muhammad

Dilansir dari laman thisisatoothbrush.com dalam artikel "The miswak is a natural toothbrush", disebutkan bahwa selama bertahun-tahun, peneliti gigi dan publikasi medis telah mempelajari sifat antibakteri alami yang ditemukan pada siwak.

Pohon siwak juga dikenal membawa pengobatan alami pada buah dan daunnya, selain pada akar dan cabangnya.

Bahkan pada 2008, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan siwak alternatif sikat gigi yang sehat.

"Ini dapat menutup kesempatan bakteri di rongga mulut untuk aktif beroperasional, karena kondisi derajat keasaman rongga mulut yang lebih stabil,” kata Prof Dr drg Taufan Bramantoro MKes, Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen dan Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (UNAIR), dilansir dari situs unair.ac.id.

Baca juga: Kaab al-Ahbar, Orang Yahudi Ahli Kitab dan Dikenal di Kalangan Umat Islam

Manfaat Siwak

Menghilangkan plak

Siwak dapat membantu menghilangkan plak pada gigi karena mengandung senyawa silika yang melawan plak dan memiliki efek memutihkan.

Memperkuat gusi

Kandungan resin dalam siwak dapat melindungi gigi terhadap karies dengan membentuk lapisan pada area sekitar enamel.

Selain itu, siwak juga mengandung alkaloid yang memiliki efek antibakteri dan antijamur pada gigi.

Baca juga: SOSOK M Ashad Shahab, Jurnalis Keturunan Arab yang Jadi Penyebar Kabar Proklamasi

Mengurangi bau mulut

Penggunaan siwak secara teratur dapat membantu mengurangi bau mulut karena memiliki efek antimikroba dan membersihkan sisa makanan di antara gigi.

Meningkatkan kesehatan gusi

Siwak dapat membantu memperkuat gusi dan mencegah masalah gusi seperti peradangan dan pendarahan.

Hal ini disebabkan oleh kandungan resin dan senyawa antimikroba dalam siwak.

Baca juga: SOSOK Siti Walidah, Pahlawan Nasional Pendiri Aisyiyah Menentang Menyembah Matahari dan Kawin Paksa

Sumber alami

Siwak merupakan alternatif alami untuk sikat gigi konvensional.

Selain itu, siwak juga mengandung vitamin C, kalsium, fluoride, dan minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan gigi dan mulut.

Menurut Prof Dr drg Taufan Bramantoro MKes, Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen dan Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (UNAIR), sampah siwak bisa jadi penyubur tanah.

“Karena berbahan dasar alami, maka sampah dari siwak bersifat organik, bahkan dapat berpotensi menjadi penyubur tanah,” ungkapnya.

Siwak dapat digunakan tanpa dibilas, karena tidak meninggalkan sisa zat berbahaya bagi tubuh.

Untuk itulah, siwak dapat menjadi solusi bagi daerah-daerah terpencil yang memiliki keterbatasan air bersih, alat, ataupun sarana kesehatan gigi.(tribun-medan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved