Berita Viral

NIAT Meramaikan Suasana, Mempelai Wanita Ini Meradang karena Ulah Bibinya, Sepupu Malah Mendorong

Pengantin wanita bahkan diseret beberapa langkah oleh bibinya ini sebelum berhenti, lehernya masih dijepit erat.

Tayang:
Instagram
NIAT Meramaikan Suasana, Mempelai Wanita Ini Meradang karena Ulah Bibinya, Sepupu Malah Mendorong 

TRIBUN-MEDAN.com - Niat meramaikan suasana, mempelai wanita ini meradang karena ulah bibinya.

Sepupunya malah mendorong dengan alasan adat setempat.

Viral kejadian tak terduga di pernikahan, pengantin wanita bagi-bagi amplop berisi uang tapi ujung-ujungnya malah diserang oleh kerabatnya sendiri.

ILUSTRASI pengantin wanita menangis.
ILUSTRASI pengantin wanita menangis. (Grid.Id)

Pengantin wanita kesal kerabat telah mempermalukannya di depan tamu undangan.

Dilansir TribunTrends dari Eva.vn Minggu (22/10/2023), peristiwa ini terjadi di China belum lama ini.

Di China, adat pernikahan di banyak tempat sering kali melibatkan kerabat dan teman pengiring pria.

Mereka seringkali mengadakan permainan untuk meramaikan suasana dan membuat pernikahan semakin meriah.

Baca juga: Keluarga Ubay Buka Suara Usai Pengakuan Putri Dini Diancam Mertua Viral, Kakek Bongkar Awal Masalah

Di beberapa tempat, kedua mempelai akan memberikan amplop merah kepada kerabat dan sahabatnya sebagai tanda keberuntungan dan menebar kebahagiaan.

Seperti yang dilakukan pengantin di sebuah pesta pernikahan di provinsi Hebei, China ini.

Setelah upacara pernikahan selesai, kedua mempelai harus memberikan amplop merah kepada kerabat dan teman.

Hal itu sesuai dengan adat istiadat setempat.

Pengantin wanita bagi-bagi uang malah dibully kerabat sendiri
Pengantin wanita bagi-bagi uang malah dibully kerabat sendiri (Eva.vn)

Namun saat membagikan amplop merah, hal tak terduga justru terjadi.

Si pengantin wanita malah dibully kerabatnya.

Seorang bibi mencengkeram leher mempelai wanita dan merampas amplop tersebut dari tangannya.

Pengantin wanita bahkan diseret beberapa langkah oleh bibinya ini sebelum berhenti, lehernya
masih dijepit erat.

Baca juga: SOSOK Morteza, TikTokers Medan Viral Usai Diduga Hina Agama Kristen, Kini Diamankan Polisi

Semua orang merasa ada yang tidak beres dan segera datang menghentikan aksinya.

Tampak pengantin wanita dijepit lehernya hingga wajahnya memerah.

Dengan bantuan beberapa orang, pengantin wanita berhasil lolos dari tangan bibinya.

Begitu dia lolos dari cengkeraman bibinya, pengantin wanita dengan marah bertanya kepada bibinya apa yang ingin dia lakukan.

Dia tidak menyangka orang tua akan bertindak seperti itu hanya karena sebuah amplop.

NIAT Meramaikan Suasana, Mempelai Wanita Ini Meradang karena Ulah Bibinya, Sepupu Malah Mendorong
NIAT Meramaikan Suasana, Mempelai Wanita Ini Meradang karena Ulah Bibinya, Sepupu Malah Mendorong

Namun, sebelum mempelai wanita selesai berbicara, dia didorong oleh beberapa anak laki-laki sambil berkata, " Ini adalah adat setempat, jangan marah . "

Pengantin wanita tidak dapat memahami alasan ini tetapi dia tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Mempelai wanita kemudian memutuskan untuk berdebat lagi dengan bibinya.

Mengetahui apa yang terjadi pada istrinya, pengantin pria juga kesal pada wanita tersebut.

Dia mencoba menyelamatkan istrinya.

Baca juga: Doa Melancarkan Rezeki, Baca Potongan Surat At Talaq Ini, Lengkap Artinya

Meski demikian, dia tetap berusaha menghormati si bibi karena umurnya lebih tua darinya.

Ujung-ujungnya si bibi tetap tak mau minta maaf kepada pengantin wanita.

Segera setelah video di atas dibagikan secara online, pernikahan ini mendapat perhatian besar dari komunitas online.

Video tersebut mengundang berbagai macam komentar dari netizen.

Pengantin wanita bagi-bagi uang malah dibully kerabat sendiri
Pengantin wanita bagi-bagi uang malah dibully kerabat sendiri (Eva.vn)

"Masalahnya bukan pada adatnya, tapi pada pihak yang sengaja memutarbalikkannya. Saya tidak mengerti apa yang dia pikirkan sehingga dia bisa bertindak begitu tidak sopan di hari besar orang lain." ujar seorang netizen.

"Menyaksikan pemandangan ini, tidak heran mengapa semakin banyak gadis pedesaan yang tidak ingin menikah dan semakin banyak gadis yang tidak ingin menjadi pengiring pengantin karena takut akan adat istiadat yang menyimpang ini." tandas netizen lain.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

 

Artikel ini telah tayang di TribunTrends.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved