Berita Viral

Nasib Kakek 70 Tahun Dihajar Massa, Gegara Minta Ganti Rugi Rp 50 Juta Pohon Duriannya Ditebang

Situasi mulai mereda saat sang kakek diselamatkan dari amukan massa dengan cara dimasukkan ke dalam mobil polisi.

Tayang:
Editor: Satia
Ig@terang_media/TribunBengkulu.com
Kakek Diamuk Massa usai minta ganti rugi Rp 50 juta pohon duriannya ditebang 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Malangya nasib seorang pria berusia 70 tahun di Temanggung, Jawa Tengah, menjadi korban amukan massa.

Kakek ini diamuk massa gegara meminta ganti rugi Rp50 juta pohon durian ditebang warga.

Kejadian ini terjadi saat warga melakukan kerja bakti, pada Jumat (6/10/2023).

Adapun motif sang kakek diamuk massa lantaran tak terima pohon durian yang menjulur ke jalan dipotong.

Baca juga: SOSOK Pastor Guilherme Peixoto yang Doyan Musik Remix, Hingga Viral saat Konfrensi Pemuda Katolik

Bahkan sang kakek melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Desa Purwosari.

Kendati begitu, massa berusaha menyerang seorang kakek dengan tangan kosong.

Suasana ricuh lantaran tak terkendali karena massa yang tersulut emosi.

Tampak Polisi menghalangi massa agar tidak berbuat anarkis dan main hakim sendiri.

Situasi mulai mereda saat sang kakek diselamatkan dari amukan massa dengan cara dimasukkan ke dalam mobil polisi.

Lantas bagaimana nasib sang kakek yang diamuk massa minta ganti rugi pohon ditebang ini ?

Baca juga: DEMO Tunggal Anggota DPRD di Polda Sumut, Protes Barak Narkoba di Tanjung Pamah Beroperasi Lagi

Perseteruan antara warga dan kakek IK akhirnya berakhir dengan damai.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Budi Raharjo mengatakan, kejadian ini bermula saat warga melakukan kerja bakti, pada Jumat (6/10/2023).

Dalam kegiatan itu, warga memotong batang pohon durian milik IK yang menjulur ke jalan.

Akan tetapi, IK tak terima dahan pohon duriannya dipotong, sehingga dia melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Desa Purwosari.

"Setelah laporan tersebut, IK bersama perangkat desa, tokoh agama, dan pemuda setempat diajak mediasi di Balai Desa Purwosari," kata Budi, dalam keterangannya di akun Instagram Humas Polres Temanggung. Dilansir Kompas.com, Senin (16/10/2023).

Baca juga: Sempat Ngelak Sebut Mobil Anak yang Bawa, Anggota DPRD Tabrak Bocah Hingga Tewas jadi Tersangka

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved