Berita Medan

Duka Korban Kebakaran di Medan Selayang, Bingung Kehilangan Harta Benda, Dua Orang Alami Luka Bakar

Kebakaran 10 unit rumah semi permanen di Jalan Pembangunan, Gang Rezeki, Jumat kemarin kini tinggal menyisakan duka bagi para penghuninya.

|
Tribun Medan/Fredy Santoso
Kondisi 10 rumah yang terbakar di Jalan Pembangunan, Gang Rezeki, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (13/10/2023). Akibat peristiwa ini dua orang luka bakar dan dirawat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran 10 unit rumah semi permanen di Jalan Pembangunan, Gang Rezeki, Kecamatan Medan Selayang pada Jumat (13/10/2023) sekira pukul 07.30 WIB, kini hanya menyisakan cerita duka bagi para penghuninya.

Para korban hanya bisa mengais puing-puing bangunan lantaran tak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

Baca juga: Emak-emak Korban Kebakaran Nangis, Uang Jutaan Rupiah Hangus Terbakar, Padahal untuk Modal Usaha

Salah satunya pria yang diketahui bernama Saman (58) mengais sisa-sisa harta bendanya yang ludes diamuk sijago merah.

Pria lanjut usia berambut putih dan mengenakan kaus berkerah itu bersama anggota keluarganya nampak berada di tengah-tengah rumah semi permanen yang hangus terbakar.

Kondisi 10 rumah yang terbakar di Jalan Pembangunan, Gang Rezeki, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (13/10/2023). Akibat peristiwa ini dua orang luka bakar dan dirawat.
Kondisi 10 rumah yang terbakar di Jalan Pembangunan, Gang Rezeki, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (13/10/2023). Akibat peristiwa ini dua orang luka bakar dan dirawat. (Tribun Medan/Fredy Santoso)

Mata Saman seperti mata elang, jeli menunduk ke tumpukan barang yang sudah terbakar.

Satu persatu barang mulai dari mesin jahit dan tabung gas LPG 3 kilogram subsidi gosong terbakar dipegangnya dengan tangan kosong.

Sambil mengangkat dan memindahkannya, dia nampak berharap barang-barangnya bisa dipakai lagi.

Seperti halnya mesin jahit agak berkarat tergeletak di sudut bangunan depan.

Mesin ini merupakan mata pencaharian isteri Saman, selain menjadi ibu rumah tangga.

Saat diwawancarai, Saman mengaku sedang mengumpulkan sisa-sisa harta bendanya, termasuk mencari uang tunai sebesar Rp 1 juta yang disimpan di dalam rumah hangus terbakar. 

Uang ini, katanya, untuk membayar cicilan sepeda motor keluarganya di bulan Oktober.

Makanya dia dengan jeli menunduk ke arah sudut-sudut reruntuhan bangunan, berharap uang itu belum terbakar.

Sebab, selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga terdesak cicilan sepeda motor karena uang ikut hangus.

"Inilah mesin jahit untuk istri cari nafkah juga hangus terbakar. Uang cicilan sepeda motor juga terbakar. Cicilan sebulan ini,"kata Saman, saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat (13/10/2023).

Selain uang untuk membayar cicilan sepeda motor, uang tabungan berjumlah Rp 2 juta miliknya juga hangus terbakar.

Baca juga: Kebakaran Habat Melanda Kabupaten Simeulue, Sebanyak 10 Ludes Terbakar, Api Diduga dari Panglong

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved