Tribun Wiki

Siapa Hamas, Sejarah dan Siapa Pendirinya Hingga Perang dengan Israel

Kelompok Hamas menjadi perhatian dunia setelah menyerang Israel secara mendadak dengan roket dan membuat kalangan intelijen kalang kabut

Editor: Array A Argus
INTERNET
ILUSTRASI Pasukan Hamas dengan membawa roket untuk bertempur 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Serangan pasukan Hamas ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) lalu menghebohkan masyarakat dunia, terkhususnya Israel.

Serangan yang dilakukan secara tiba-tiba oleh pasukan Hamas ke Israel itu membuat tentara Zionis kocar-kacir.

Mereka tak menyangka, bahwa ratusan roket dari pasukan Hamas bisa menembus dinding pertahanan Zionis, yang selama ini dikenal memiliki alat tempur canggih.

Di tengah sengitnya pertempuran antara pasukan Hamas dan Israel, banyak yang bertanya-tanya, siapa Hamas sebenarnya.

Tribun-medan.com mencoba merangkum soal Hamas ini dari beragam sumber.

Hamas Palestina menaiki kendaraan militer Israel yang disita oleh orang-orang bersenjata Palestina yang menyusup ke wilayah Israel selatan, di Jalur Gaza selatan, 7 Oktober 2023. (Bassam Masoud/Reuters via Aljazeera)
Hamas Palestina menaiki kendaraan militer Israel yang disita oleh orang-orang bersenjata Palestina yang menyusup ke wilayah Israel selatan, di Jalur Gaza selatan, 7 Oktober 2023. (Bassam Masoud/Reuters via Aljazeera) (Bassam Masoud/Reuters via Aljazeera)

Apa itu Hamas dan Sejarah Berdirinya

Hamas adalah kelompok militan yang ada di Palestina.

Nama Hamas merujuk pada bahasa Arab, Harakat al-Muqawama al-Islamiya, yang artinya Gerakan Perlawanan Islam.

Pada tahun 1987, gerakan Hamas ini resmi berdiri.

Pendirian Hamas dideklarasikan oleh Sheikh Ahmed Yassin, seorang ulama Palestina yang sebelumnya aktif dalam cabang lokal Ikhwanul Muslimin.

Awalnya, Yassin menekuni studi Islam di Kairo.

Israel juga mengatakan telah membom lebih dari 1.000 sasaran di Gaza.
Israel juga mengatakan telah membom lebih dari 1.000 sasaran di Gaza. (AFP/SAID KHATIB)

Pada akhir 1960-an, ia mulai memberikan khutbah dan melakukan pekerjaan amal di West Bank dan Jalur Gaza, dua wilayah yang dirampas paksa pasukan Israel setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967.

Seiring berjalannya waktu, Hamas semakin aktif dalam perlawanan bersenjata terhadap Israel.

Israel yang berupaya mencaplok semua wilayah Palestina itu kemudian membuat Hamas semakin geram.

Hamas dan sayap militer terkait bernama Brigade Izz al-Din al-Qassam kemudian melakukan perlawanan. 

Selain aspek militer, Hamas juga mengelola berbagai kegiatan sosial dan pelayanan di wilayahnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved