Viral Medsos
SIDANG KORUPSI BTS KOMINFO - Hakim dan JPU Lembek dan Singkat Mengajukan Pertanyaan ke Menpora Dito
Dito Ariotedjo hadir bersaksi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023).
"Perlu saya ingatkan kepada saudara, Anda sudah disumpah punya tanggung jawab moral, tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kalau Anda tidak benar bersaksi atau memberikan keterangan palsu, maka suadara bisa diancam dengan hukuman yang lain, bisa diancam dengan memberikan keterangan palsu," ujar Hakim kepada Dito.
"Jadi saudara harus memberikan keteranga yang benar, karena ini moral Anda sebagai menteri, pembantu Presiden," jelas hakim kemudian.
"Kapan saudara diangkat menjadi Menpora?"tanya Hakim. "3 April 2023 yang Mulia," kata Dito. "Sudah menjalani 7 bulan," sambungnya.
"Saudara latar belakangnya Sarjana Hukum toh?" tanya hakim. "Betul yang mulia," jawab Dito.
"Tahun 2020 apa jabatan saudara?" tanya hakim.
"Tidak memiliki jabatan,"katanya.
"Apakah saudara memiliki perusahaan?" tanya hakim kemudian.
"Perusahaan swasa. PT Syailendra,"kata Dito.
"Perusahaan Holding. Banyak anak-anaknya. Ada media, ada pertambangan, sawit. Multi sektor,"terang Dito.
"Oh, semua dibawah naungan PT Syailendra toh. Holding banyak anak-anaknya," imbuh hakim.
"PT Pertambangan, perusahaan mertua. Tambang Batu Bara di Kalimantan Selatan," beber Dito.
"Kalau sawit di Kalimantan Tengah. Adek ipar saya sebagai Direkturnya. Perusahaan keluarga," jelasnya kemudian.
"Saudara kenal dengan perusahaan-perusahaan telekomuniasi," tanya hakim.
"Tidak pernah, tapi mengetahui,"jawab Dito.
"Apa saudara kenal dengan Johnny Plate," tanya hakim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dito-bersaksi-di-persidangan-bts-kominfo.jpg)