Berita Viral
Diawali Serangan Roket, Hamas Serbu dan Tembaki Penonton Festival Musik, 260 Orang Tewas
Kronologi militan Hamas serang penonton musik Supernova di Israel Selatan hingga mengakibatkan 260 orang tewas dan puluhan wanita disandera.
Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Tommy Simatupang
Perang antara Hamas Palestina vs Israel masih belum berakhir. Kedua kelompok sudah menyatakan perang sebagai keputusan.
Media asing terus menhitung jumlah korban secara keseluruhan ditaksir bisa mencapai ribuan orang.
Perang Hamas vs Israel
Perang Hamas vs Israel pada Sabtu 7 Oktober 2023 menghasilkan banyak korban jiwa.
Kelompok Hamas Palestina terlebih dahulu melakukan serangan ke Israel hingga menyebabkan puluhan warga tewas.
Dari puluhan orang yang tewas, jenderal IDF atau Pasukan Pertahanan Israel tewas akibat serangan 5.000 rudal yang dikirimkan Hamas.
Tak berselang lama, Israel melakukan serangan balik dengan mengirimkan serangan roket, tank, dan pasukan elit menuju Palestina.
Amukan pasukan Israel meluluhlantahkan permukiman warga Palestina di Gaza. Sebanyak, 198 orang dinyatakan tewas pada Minggu (8/10/2023).
Petugas medis bergegas membawa orang-orang yang terluka di Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza untuk mendapatkan perawatan. (Abedelhakim Abu Riash/Al Jazeera) (Abedelhakim Abu Riash/Al Jazeera)
Kedua belah pihak mengklaim telah memenangi peperangan.
Keduabelah pihak telah menyatakan perang demi tujuan masing-masing.
Seperti alasan kelompok Hamas melakukan penyerangan mendadak ke Israel tersebut sebagai respons terhadap situasi yang dihadapi warga Palestina selama beberapa dekade.
“Kami ingin masyarakat internasional menghentikan kekejaman di Gaza, terhadap rakyat Palestina, tempat suci kami seperti Al-Aqsa. Semua hal inilah yang menjadi alasan di balik dimulainya pertempuran ini,” kata juru bicara Hamas Khaled Qadomi.
“Ini adalah hari pertempuran terbesar untuk mengakhiri pendudukan terakhir di Bumi,” kata Mohammed Deif, komandan militer Hamas, seraya menambahkan bahwa 5.000 roket telah diluncurkan.
“Setiap orang yang mempunyai senjata harus mengeluarkannya. Waktunya telah tiba,” kata Deif, menurut laporan.
Hamas menyerukan “pejuang perlawanan di Tepi Barat” serta “negara-negara Arab dan Islam” untuk bergabung dalam pertempuran tersebut, dalam sebuah pernyataan yang diposting di Telegram.
Sementara, Israel tak tinggal diam, negara Yahudi tersebut melakukan pembalasan dengan melancarkan serangan udara di Jalur Gaza.
Zionis menyebut serangan balasan tersebut sebagai Operation Iron Swords atau Operasi Pedang-pedang Besi yaitu serangan dari laut dan udara.
Ratusan rudal Israel yang diluncurkan ke Kota Gaza menewaskan sedikitnya 198 warga Palestina dan melukai ratusan lainnya, menurut kementerian kesehatan daerah tersebut.
(tribun-medan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Militan-Hamas-melakukan-serangan-brutal-ke-festival-musik-Supernova-di-Israel-Selatan.jpg)