Perang Hamas vs Israel

AS Gerak Cepat Bantu Israel, Kapal Perang Terbesar di Dunia Dikerahkan, Hamas: Kami Tidak Takut

Amerika Serikat (AS) gerak cepat memberi bantuan dukungan militer kepada Israel yang terlibat perang besar dengan militan Hamas Palestina.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Juang Naibaho
HO
Militan Hamas Palestina melakukan serangan brutal ke festival musik Supernova di Israel Selatan. 

Resmi Deklarasi Perang

Pemerintah Israel secara resmi menyatakan perang terhadap Hamas pada hari Minggu.

Deklarasi ini akan memicu respons besar-besaran terhadap kelompok militan Hamas tersebut.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pernyataan pada Sabtu kemarin, bahwa Israel sedang berperang masih bersifat retoris.

Tetapi hari ini, Minggu (8/10/2023), kabinet Israel telah mengambil keputusan resmi.

"Deklarasi perang tersebut diambil sesuai Pasal 40 Undang-Undang Dasar Israel," demikian pernyataan kantor pers pemerintah Israel.

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan membalas serangan militan Hamas Palestina.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut 26 tentara Israel tewas dalam serangan yang dilancarkan Hamas.

Israel sudah mempublikasikan nama 26 tentara yang tewas dalam serangan itu, Minggu (8/10/2023).

“Israel bangun pagi ini dan mengalami pagi yang mengerikan. Ada banyak orang yang terbunuh. Orang-orang telah diculik di Gaza, tidak hanya tentara tetapi juga warga sipil, anak-anak, nenek-nenek," ungkap juru bicara IDF Internasional, Letkol Richard Hecht, Minggu.

"Kami kehilangan tentara, kami kehilangan komandan, kami kehilangan banyak warga sipil,” pungkasnya.

(tribunnews.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved