Berita Viral

Putranya Jadi Tersangka Penganiayaan Dini Sera hingga Tewas, Sikap Edward Tannur Disorot

Ronald Tannur saat ini resmi menjadi tersangka penganiayaan Dini Sere Afrianti hingga meninggal dunia.

Tayang:
Instagram
SOSOK Edward Tannur Anggota DPR RI, Ayah GTR yang Diduga Aniaya Andini hingga Tewas di Surabaya 

TRIBUN-MEDAN.com - Putranya jadi tersangka penganiayaan Dini Sera hingga tewas, sikap Edward Tannur disorot.

Edward Tannur, anggota DPR yang juga ayah dari Ronald Tannur, tersangka penganiayaan Dini Sera Afrianti hingga meninggal dunia, menyatakan siap mengawal kasus sang anak.

Untuk diketahui, Ronald Tannur saat ini resmi menjadi tersangka penganiayaan Dini Sere Afrianti hingga meninggal dunia.

Sosok Edward Tannur
Sosok Edward Tannur (Kolase Tribun Pontianak)

Mengenai kasus yang menjerat Ronald Tannur, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, mengutuk keras apa yang dilakukan anak Edward Tannur.

Bagi Fraksi PKB, lanjut Cucun, tindakan kekerasan terhadap sesama sama sekali tidak dibenarkan.

"Apalagi ini kepada seorang perempuan," imbuhnya.

Baca juga: VIRAL Video Mirip Gregorius Anak Anggota DPR Nangis saat Bawa Dini ke RS, Padahal Dianiaya

Dia mengaku, PKB akan selalu berada di garis depan untuk melawan kekerasan kepada perempuan.

Fraksi PKB, lanjut Cucun, akan mengawal kasus kekerasan sehingga korban maupun keluarganya mendapatkan keadilan baik secara hukum formil maupun materiil.

"Kami akan meminta kepada saudara Edward Tannur untuk mengawal kasus ini meskipun ini melibatkan putra sendiri. Dari komunikasi kami, Edward Tannur menyatakan siap mengawal kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," jelas anggota Komisi III DPR ini.

Sementara itu, terungkap deretan aksi keji yang dilakukan Gregorius Ronald Tannur terhadap Dini Sera Afrianti, sebelum meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

SOSOK Edward Tannur Anggota DPR RI, Ayah GTR yang Diduga Aniaya Andini hingga Tewas di Surabaya
SOSOK Edward Tannur Anggota DPR RI, Ayah GTR yang Diduga Aniaya Andini hingga Tewas di Surabaya (Instagram)

Aksi keji Gregorius diungkap dalam konferensi pers yang dilakukan di Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (6/10/2023) kemarin.

Pihak kepolisian, berdasarkan CCTV dan gelar perkara ulang serta dikuatkan dengan hasil otopsi, menjelaskan kronologi Gregorius menyiksa Dini Sera Afrianti.

Dari siksaan yang dilakukan Gregorius di hari kejadian, tim dokter forensik RS Dr Soetomo menemukan adanya belasan luka, baik di luar maupun dalam.

Dalam keterangan pihak kepolisian yang dida[at dari gelar rekonstruksi dan otopsi, saksi Gregorius yang kini statusnya naik menjadi tersangka, diketahui sempat memukul kepala korban sebanyak dua kali dengan botol minuman keras.

Tak sampai di situ, sesampainya di parkiran, tersangka Gregorius masihi melanjutkan tindakan penganiayaannya.

Baca juga: Viral Suami Asyik Bermesraan dengan Janda di Kafe Dilabrak Istri, Bawa Anak Pula

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved