Jalan Berdebu

Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian

Wali Kota Medan Bobby Nasution murka melihat kinerja sejumlah OPD yang dianggap tak lagi mengikuti arahannya.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Abdan Syakuro
Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian - 06102023_PENYIRAMAN-TUMPUKAN-TANAH_ABDAN-SYAKURO-4.jpg
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membersihkan tumpukan tanah yang mengeras di tengah jalan raya di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, Jumat (6/10). Wali Kota Medan Bobby Nasution geram sebab Jalan Dr Mansyur menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan kolam retensi di USU (Universitas Sumatera Utara).
Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian - 06102023_KATA-SAMBUTAN_ABDAN-SYAKURO-1.jpg
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan kata sambutan saat peletakan batu pertama pembangunan kolam retensi di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jumat (6/10). Wali Kota Medan Bobby Nasution geram sebab Jalan Dr Mansyur menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan kolam retensi di USU (Universitas Sumatera Utara).
Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian - 06102023_KATA-SAMBUTAN_ABDAN-SYAKURO-2.jpg
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Kadis SDABMBK Topan Obaja Ginting memberikan kata sambutan saat peletakan batu pertama pembangunan kolam retensi di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jumat (6/10). Wali Kota Medan Bobby Nasution geram sebab Jalan Dr Mansyur menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan kolam retensi di USU (Universitas Sumatera Utara).
Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian - 06102023_PENYIRAMAN-TUMPUKAN-TANAH_ABDAN-SYAKURO-6.jpg
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membersihkan tumpukan tanah yang mengeras di tengah jalan raya di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, Jumat (6/10). Wali Kota Medan Bobby Nasution geram sebab Jalan Dr Mansyur menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan kolam retensi di USU (Universitas Sumatera Utara).
Berita Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution Peringatkan Kadis SDABMBK: Saya Bisa Mencopot Kalian - 06102023_PENYIRAMAN-TUMPUKAN-TANAH_ABDAN-SYAKURO-2.jpg
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membersihkan tumpukan tanah yang mengeras di tengah jalan raya di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, Jumat (6/10). Wali Kota Medan Bobby Nasution geram sebab Jalan Dr Mansyur menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan kolam retensi di USU (Universitas Sumatera Utara).

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution murka melihat kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dianggap tak lagi mengikuti arahannya.

Ia bahkan memberi ultimatum kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Topan Obaja Ginting.

Bobby Nasution mengaku kesal dengan sejumlah kepala OPD yang tidak melaksanakan arahannya. Terutama kinerja yang berada di bawah naungan Dinas SDABMBK.

Usut punya usut, kemarahan Bobby Nasution ternyata dipicu kondisi Jalan Dr Mansyur yang berdebu.

"Saya tadi melintas di area Jalan Dr Mansyur. Itu jalannya berdebu parah. Saya masuk itu, tidak ada jalan yang disiram-siram," terang Bobby dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan retensi Kolam Selayang Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jumat (6/10/2023).

Menurut Bobby, pembersihan jalan di Jalan Dr Mansyur tidak memberikan efek yang baik.

"Mesin jet pump macam kunci kereta, kecil gitu pak. Lebih besar lagi speaker yang ada di sini. Bagaimana mau membasmi debu kalau itu yang digunakan," terangnya.

Bobby pun memberikan ultimatum kepada kepala OPD yang tidak mau mendengarkan arahannya, agar segera mengundurkan diri.

"Jadi tolong kepada OPD yang tidak mau mendengar arahan saya lagi, ya gak usah ikut lagi," ucapnya.

Bobby mengatakan masa jabatannya sebagai wali kota Medan tersisa satu tahun lagi.

"Jangan karena dipikir setahun lagi saya jadi wali kota jadi arahan saya tidak didengerin. Setahun lagi saya ini, bisa mencopot kalian (para OPD)," ucapnya.

Bobby pun kembali mengingatkan bahwa kenyamanan warga menjadi hal utama meski pembangunan berlangsung.

"Baru kemarin dan berkali-kali saya bilang untuk alat kendaraan jangan masuk kota dalam keadaan kotor. Harus disiram dulu. Tapi tindakan di lapangan tidak dilakukan, jadi omongan saya dianggap biasa aja. Dianggap bukan perintah. Dianggap tidak penting. Jadi tolong kalau dikasih arahan diikuti," tukasnya.

Bobby mengaku tidak peduli jika dirinya memang dianggap bukan sosok yang penting oleh para pejabat OPD. Asalkan, proyek berjalan sesuai aturan yang diterapkan.

"Kalau saya dianggap tidak penting tidak masalah tapi proyek ini selama terlaksana pikirkan juga masyarakat sekitar. Karena jalan tadi berdebu bahkan tidak kelihatan lagi mana aspal, bisa ditanya ke Pak Kejari dan Pak Kapolres. Jadi tolong hal-hal kecil seperti itu diperhatikan," ucapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved