Bernard Uadan Jabat Konsul AS untuk Sumatra, Penyambutan Dihadiri Pejabat Tinggi Sumut dan Medan

Acara dihadiri beberapa pejabat tinggi Sumatra Utara dan Medan, jajaran Konsul, pengusaha, akademisi, aktivis

Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HO
Konsulat Amerika Serikat di Medan menggelar acara sambutan pejabat baru yaitu Konsul AS untuk Sumatra, Bernard Uadan dan Wakil Konsul AS untuk Sumatra Kristy Mordhorst, pada Senin (23/9/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Konsulat Amerika Serikat di Medan menggelar acara sambutan pejabat baru yaitu Konsul AS untuk Sumatra, Bernard Uadan dan Wakil Konsul AS untuk Sumatra Kristy Mordhorst,  pada Senin (23/9/2023).

Konsul Bernard Uadan menyampaikan bahwa Amerika Serikat dan Sumatra mempunya nilai-nilai yang sama. Sebagai dua negara demokrasi yang besar, AS dan Indonesia mempunyai kekuatan diversitas dan budaya inklusivitas yang bisa menjadi modal untuk kekuatan budaya, ekonomi yang kuat dan masa depan yang cerah. 

Acara dihadiri beberapa pejabat tinggi Sumatra Utara dan Medan, jajaran Konsul, pengusaha, akademisi, aktivis dan begitu banyak sahabat Amerika Serikat.

Baca juga: Konsulat Amerika Serikat Audiensi dengan Kapolrestabes Medan

Sedikit tentang Bernard Uadan, ia memulai kariernya di Departemen Luar Negeri AS pada bulan November 2003. Bernard pernah menjabat sebagai petugas konsuler di Guangzhou, China, Seoul, Selatan Korea, Tokyo, Jepang, Kabul, Afghanistan, dan Okinawa Jepang.

Baru-baru ini, ia bertugas di Skopje, Makedonia Utara sebagai Kepala Bagian Konsuler dan untuk empat bulan sebagai penjabat Deputy Chief of Mission. Bernard menuju ke Medan, Indonesia dimana ia akan menjabat sebagai Principal Officer.

Bernard adalah penerima penghargaan Meritorious Honor dan Superior Honor dari Departemen Luar Negeri. Sebelum bergabung dengan Departemen Luar Negeri, Bernard memperoleh gelar sarjana di bidang Asia Timur Bahasa dan Sastra dengan konsentrasi Bahasa Jepang dari Universitas Florida pada tahun 1998.

Bernard menghabiskan satu tahun di luar negeri di Universitas Kansai Gaidai di Osaka, Jepang dari tahun 1996 hingga 1997. Bernard mempelajari Antropologi Budaya sebagai  Fulbright Fellow di Universitas Kyushu di Fukuoka, Jepang dari tahun 1998 hingga 1999.

Bernard didampingi istrinya, Yukiko Yamashita, yang merupakan penduduk asli Fukuoka, Jepang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved