Berita Viral

Sosok Ki Arjuna Bisnis Jual Beli Tali Pocong, Bertapa 122 Hari Untuk Dapatkan Ilmu, Kini Sudah Tobat

Saya bertapa 41 hari di goa, kemudian bertapa di hulu sungai selama 81 hari. Itu dilakukan habis magrib sampai Subuh

Tayang:
Editor: Satia
@Dennysumargo
Ki Arjuna saat diwawancari Denny Sumargo di kanal YouTobenya 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Baru-baru ini dunia mayah dihebohkan oleh sesosok pria yang mengaku menjalankan bisnis jual Tali Pocong.

Sosok penjual tali pocong ini Zuhad Ibad atau yang biasa dipanggil Ki Arjuna Samudra.

Dirinya mengaku sudah lama menjalankan kegiatan di dunia mistik ini.

Dikutip dari Tribuntrends.com, hal itu diungkap Ki Arjuna Samudra dalam podcast dengan Denny Sumargo.

Baca juga: Luar Biasa, Buat 667 Tato Nama Anak di Tubuh, Nama si Ayah Langsung Masuk Guinness World Records

Dalam kesempatan itu, Ki Arjuna berbagi cerita tentang perjalanan spiritualnya yang menyeramkan.

Dalam menjalankan ilmu supranatural, Ki Arjuna sempat menjalankan bisnis tali pocong.

"Ki Arjuna juga mengoleksi 13 kain tali pocong.

Ia menjelaskan bahwa awal mula koleksi karena ingin balas dendam," begitu keterangan di deskrikpsi YouTube Denny Sumargo. 

Alasan ki Arjuna jual tali pocong karena pernah ada dukun yang mau menghabisi nyawanya.

"Saya punya dendam sama satu dukun, yang dulu pernah mau menghabisi saya, ya biasa lah mas kita saling ngadu ilmu," katanya di Youtube Denny Sumargo, Kamis (14/9/2023).

Baca juga: Bayi Malang, Punggung Merah Dikerokin Pengasuh, Dikira Masuk Angin, Ibu Tepuk Jidat Syok Lihatnya

Ki Arjuna kemudian bertanya pada seseorang bagaimana caranya menyantet orang tanpa ketahuan dia yang mengirim, dan dia diberitahu harus mencari kain kafan.

"Ada juga yang dibisikkin dari leluhur suruh datang ke makam a, makam b, ke makam c, tau-tau udah ada tali semampir di pohon kamboja," tuturnya.

"Ada juga yang udah ada di atas batu nisan, ada juga yang saya harus menggali kubur berhubungan dengan pak RT dan warga situ, main suap uang dulu, minta keamanan," tambahnya.

Baca juga: VIRAL Anjing Diikat dan Dimasukkan ke Karung hingga Mati, Petugas Damkar Dihujat Habis-habisan!

Dalam menjalankan aksinya Ki Arjuna Samudra ternyata dibantu oleh pak RT dan penggali kubur, untuk mencari kuburan yang perawan, atau yang meninggal di Selasa kliwon atau Jumat kliwon.

"Mas saya mau bayar utang, sampeyan butuh tali pocong gak? saya udah ngamanin 3 makam," ucap pak RT ditirukan Ki Arjuna Samudra.

Baca juga: Identitas Anggota DPRD Labuhanbatu yang Diamankan di Tempat Hiburan Malam, dari Partai Nasdem

Ki Arjuna Samudra pun kaget karena makamnya kok banyak sekali.

"Loh, banyak amat pak RT?" tanya Ki Arjuna Samudra.

Bahkan Ki Arjuna Samudra menyebutkan oknum pak RT yang membantunya mengambil tali pocong, tak segan-segan mengambil tali pocong saudaranya sendiri.

Baca juga: Tatap Muka Langsung dengan Warga, Kapolres Toba Turun Langsung ke Pasar Tumpah Silaen

Menurutnya tali pocong orang yang meninggal di Selasa kliwon untuk ilmu pengasihan.

Sedangkan tali pocong yang meninggal di Jumat Kliwon untuk praktek dukun, bertujuan untuk hal-hal negatif.

Ki Arjuna menjalankan bisnis pengambilan tali pocong dengan biaya sekitar Rp 2.5 juta.

Ki Arjuna mengatakan pembeli tali pocong beli untuk praktek dukun.

"Yang beli itu dukun, rata-rata," katanya.

Tetapi jika orang biasa, membeli untuk ilmu pelet. Ki Arjuna Samudra yang datang di podcast Denny Sumargo ini mengaku sudah bertobat sepeninggal ayahnya.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Dicabuli Temannya hingga Hamil Lima Bulan, Pelaku Sudah Dua Kali Beraksi

Saya bertobat sepeninggalnya bapak saya mas, bapak saya meninggal 2 tahun yang lalu," kata Ki Arjuna Samudra.

"Seketika bapak saya meninggal, dunia saya terbalik, terguncang, yang biasanya seperti ini saya tanya sama bapak," katanya.

Awal mendapatkan ilmu

Di sisi lain, ilmu yang didapat Ki Arjuna rupanya bukan bawaan dari lahir.

Ki Arjuna mengaku harus melewati sejumlah syarat.

Baca juga: VIRAL Video Zulkifli Hasan Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu, PAN: Itu Kepedulian Sosial, Bukan Money Politic

"Saya bertapa 41 hari di goa, kemudian bertapa di hulu sungai selama 81 hari. Itu dilakukan habis magrib sampai Subuh," tuturnya.

Tak hanya itu, Ki Arjuna juga mengaku sempat hampir dipukulin orang gara-gara tingkahnya.

"Saya melakukan laku bisu. Laku bisu itu tidak bicara selama 41 hari," bebernya.

Baca juga: Pesta Gender Reveal Berakhir Maut, Pesawat Jatuh Usai Umumkan Kelamin Bayi, Pilot Tewas Mengenaskan

"Sempat saya mau digebukin orang gara-gara diajak bicara tidak mau.

Sampai akhirnya saya nulis di kertas kalau saya lagi laku bisu," tambahnya.

Sementara itu, Ki Arjuna merasakan manfaat luar biasa dari perjalanan yang dilaluinya.

"Dari ritual yang saya jalankan itu ada manfaatnya.

Mulai dari mata, pendengaran dan pernafasan, kebatinan menjadi peka," pungkasnya.

 

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved