Viral Medsos
Selengkapnya Keterangan Polisi dan Abang Korban Terkait Pembunuhan Mega Suryani oleh Suami Sendiri
Terkait motif pembunuhan, AKP Rusnawati mengatakan, didasari emosi Nando yang sebelumnya sempat cekcok dengan istrinya soal ekonomi.
AKP Rusnawati kemudian membeberkan penjelasannya.
"Pada saat tersangka melakukan perbuatan pada istrinya, anaknya tidak menyaksikan. Rumahnya itu ada sekat ya, sekat lemari. Anak itu kan baru umur 3 tahun, anak itu ada di depan, anak tidak menyaksikan," ujar Rusnawati.
Tak sampai situ, Rusnawati juga meluruskan berita soal anak-anak yang sempat memainkan darah korban.
Rupanya bukan memainkan, melainkan tak sengaja terpegang.
"Jadi anak itu tidak memainkan darahnya, kan rumah itu kan kecil, namanya kontrakan. Kebetulan anak itu belum tidur, jadi ada sisa darah yang menetes kepegang sama anak,"
"Jadi tidak terpegang ya," sambungnya.
Saat konferensi pers, terlihat pelaku ada di belakang polisi menghadap ke arah lain.
Pelaku hanya menundukan kepalanya mengenakan baju berwarna oranye.
Mulanya jasad Mega ditemukan sang ibu di kontrakannya dua hari setelah pembunuhan, Sabtu (9/9/2023).
Malam itu, ibu korban, Linda datang bersama suaminya ke kontrakan Mega karena ingin memulangkan cucunya.
Pasalnya setelah melakukan pembunuhan kepada Mega, Nando sempat menitipkan anaknya ke Linda.
Linda belum tahu Mega jadi korban pembunuhan Nando di kontrakan tersebut.
"Waktu itu kan jam 12 malam malam Sabtu saya nelpon kok anaknya belum dijemput kan harusnya di jemput kan waktunya saya mau ke pasar,"
"Saya telepon ke Nando diangkat kata suaminya lagi makan, udah jam segini nih jemput anak kata saya," cerita Linda dikutip dari YouTube Official iNews TV, Senin (11/9/2023).
Digedor-gedor tak kunjung keluar kontrakan, Linda akhirnya masuk setelah melihat kunci di atas sepatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rangkuman-Pembunuhan-Mega-Suryani-Dewi.jpg)