Longsor
Waspada Longsor! Kabupaten Dairi dan Pakpak Baharat Mulai Diguyur Hujan Lebat
Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat mulai diguyur hujan beberapa hari terakhir. BPBD mengimbau masyarakat untuk mewanti-wanti adanya longsor
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat mulai dilanda hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akhir-akhir ini.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi pun mengimbau warga, untuk mewaspadi adanya bencana longsor.
Sebab, dua wilayah yang diguyur hujan ini diketahui dikelilingi kawasan pegunungan dan hutan.
Baca juga: Pengemudi Taksi Online yang Tewas Ditikam Perampok Merupakan Pensiunan PNS
"Untuk daerah rawan longsor itu berada di Kecamatan Tanah Pinem, Kecamatan Silahisabungan, Kecamatan Gunung Sitember, dan Kecamatan Siempat Nempu Hilir," kata Kepala BPBD Dairi, Hotmaida Butarbutar, Rabu (6/9/2023).
Hota mengatakan, untuk wilayah yang rawan angin puting beliung itu biasanya di Kecamatan Silahisabungan, Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Tigalingga.
Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Pakpak Bharat
Terpisah, Kepala BPBD Pakpak Bharat, Agus Napadang mengatakan sejumlah lokasi rawan longsor berada di jalan lintas Sumatra menuju Provinsi Aceh.
"Daerah yang rawan titik longsor berada pada ruas jalan jalan nasional perbatasan Dairi menuju perbatasan Provinsi Aceh, ruas Jalan Provinsi Penjaratan menuju Sukarame dan Ruas Jalan Provinsi Sukarame Uruk-Delleng Simpon," ungkapnya.
Selain itu, lokasi lainnya yang juga rawan longsor adalah jalan kabupaten menuju ke Kecamatan Salak.
Baca juga: Ojol Pengeroyok Youtuber Laurend Ikutan Mukul Lampiaskan Masalah Pribadi, Tak Tahu Duduk Perkara
"Terakhir ruas jalan kabupaten tersebar di beberapa kecamatan," terangnya.
Agus pun mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati - hati saat berada di perjalanan, khususnya ketika melintasi Kabupaten Pakpak Bharat.
"Supaya tetap berhati - hati pada saat melintas dan berkendara di sepanjang jalan dimaksud, dan mematuhi rambu - rambu lalu lintas, dan imbauan tanda - tanda peringatan yang dibuat oleh Kepolisan Polres Pakpak Bharat, Dishub Pakpak Bharat dan BPBD Pakpak Bharat," kata Agus.(cr7/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-jalan-panyabungan-natal-mandailing-natal.jpg)