Balita Dilindas Mobil

Viral Detik-detik Pajero Sport Lindas Balita Dua Kali, Pengemudi Hanya Melihat Lalu Pergi

Viral di media sosial detik-detik satu unit mobil jenis Pajero Sport lindas seorang balita sebanyak dua kali lalu kabur

Tayang:
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Array A Argus
Instagram.com/@isrocuey.official.
Pajero Sport lindas seorang balita di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Viral di media sosial detik-detik balita dilindas mobil Pajero Sport

Tak hanya sekali, Pajero Sport tersebut melindas balita laki-laki itu sebanyak dua kali.

Insiden Pajero Sport lindas seorang balita tersebut terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Detik-detik saat Pajero Sport lindas balita itu terekam CCTV rumah warga, dan kini rekaman itu viral dan beredar luas di media sosial.

Baca juga: Bejat ! Tak Puas Pacari Ibunya, Pria ini Nekat Cabuli Anaknya yang Masih Berusia 10 Tahun di Rumah

"Viral Video Balita 1 Tahun Dilindas Pajero di Makassar, Pengemudi Hanya Lihati Lalu Kabur," isi narasi dalam keterangan unggahan @isrocuey.official.

Dalam video tersebut, terlihat seorang balita laki-laki tengah bermain di dalam sebuah lorong.

Tak lama kemudian, muncul sebuah Pajero Sport berwarna hitam.

Pada saat itu, pengemudi Pajero Sport tersebut melintas bersamaan dengan balita yang sedang bermain.

Di saat yang bersamaan, pengemudi Pajero Sport itu langsung menabrak balita tersebut, sehingga menyebabkannya balita itu terjatuh di jalan.

Baca juga: Edy Rahmayadi Klaim Visi Misnya Bersama Ijeck Tercapai 62 Persen Selama 5 Tahun

Pengemudi Pajero Sport tersebut sempat berhenti sejenak dan memeriksa situasi, tetapi saat berhenti, dia tidak melihat apa-apa, sehingga melanjutkan perjalanan.

Hingga kemudian ban belakang mobilnya kembali melindas balita malang tersebut.

Total lindasan terhadap bayi itu terjadi dua kali, pertama dengan ban depan kanan dan disusul oleh ban belakang kanan.

Untungnya, tidak lama kemudian, seorang perempuan yang diduga sebagai ibu balita tersebut datang, mengambil anaknya, sementara pengemudi mobil Pajero Sport langsung meninggalkan tempat kejadian.

Dilansir dari Kompas.com, ibu korban yang bernama Arni (32) menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi di lorong kecil Jalan Adiyaksa Baru Lorong 7, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (18/8/2023).

Baca juga: Freddy Simangunsong, Suami Wakil Bupati Labuhanbatu yang Hendak Cabuli Keponakan Terancam 15 Tahun

"Awalnya, tidak ku tahu juga kenapa bisa terinjak. Tidak kulihat karena sementara saya mandi. Itu kulihat bilang diinjak mobil karena menangis anakku. Jadi saya ke belakang mobil ambil anakku dan kubawa kembali ke rumah," jelas Arni dikutip dari  Kompas.com, Selasa (5/9/2023).

Arni juga menjelaskan bahwa anaknya yang berinisial IR masih menderita luka pada kakinya, sehingga Arni memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum dan melaporkannya kepada polisi.

"Sampai saat ini anakku masih bengkak pahanya. Itu hari dia (terduga pelaku) bilang jangan lapor polisi nanti tanggung biaya pengobatan sampai sembuh," ujarnya.

Arni mengungkapkan bahwa dia baru mau membuat laporan polisi karena terduga pelaku sebelumnya berjanji akan menanggung biaya perawatan anaknya hingga sembuh, tetapi tidak memenuhinya.

"Saya mau melapor ini karena tidak mau lagi dibiayai anakku. Saya disuruh ke rumahnya, tapi kalau ke rumahnya ini dia tidak ada," kata Arni.

"Dia bilang, bawa saja pergi diurut, nanti saya yang kasih itu orang uang Rp 150.000. Jadi saya datang bawa ke sana anakku, tidak adaji perubahan," lanjutnya. 

Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha membenarkan peristiwa ini dan mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung, meskipun pihaknya menghadapi kesulitan dalam mengumpulkan data resmi tentang orangtua dan balita tersebut.

"Baru mengadu kita akan tangani. Begini permasalahannya itu kejadiannya dengan tetangganya kemudian dia sepakat untuk saling membantu untuk diberikan santunan kemudian tidak sepakat dan tadi datang melapor," kata Amin.

"Jadi kita minta datanya untuk diajukan ke Jasa Raharja data lengkapnya saja kita belum punya sehingga kita mau menyampaikan data anak nama itu siapa, orang tuanya siapa dan itu baru tadi datang, kita masih nunggu data lengkap," sambungnya.(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter  

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved