Viral Medsos

Anggota DPRD Diduga Aniaya Kekasihnya di Apartemen, Pelaku Kesal karena Korban Menagih Utang

Anggota DPRD Aktif Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar berinisial WEP diduga menganiaya pacarnya di sebuah apartemen.

Tayang:
Twitter.com/@Sidewii
Anggota DPRD Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan diduga menganiaya pacarnya di sebuah apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota DPRD Aktif Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar berinisial WEP diduga menganiaya pacarnya di sebuah apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD ini mencuat setelah diunggah oleh akun Twitter @sidewii.

Dalam cuitan Twitter tersebut, pemilik akun menceritakan bahwa penganiayaan itu bermula saat korban berinisial AG dan anggota DPRD berinisial WEP terlibat cekcok mulut.

Saat itu korban menarik baju terduga pelaku hingga hingga berujung tindak penganiayaan.

"Tidak terima dengan tindakan Dini, WEP kemudian mendorong Dini hingga jatuh. Tidak sampai disitu, Wahyu kemudian memukul Dini menggunakan tangannya hingga mengenai hidung, pipi, dan dahi," tulis pemilik akun.

Dalam unggahan itu. tampak korban AG mengalami luka serius di wajahnya.

Diketahui AG sudah menjalani visum di Polsek Tebet dan hasilnya baru bisa diambil pada Senin, 4 September 2023 besok.

Setelah kejadian tersebut viral, WEP yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Takalar mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Dia juga meminta agar korban menghapus semua berita tentangnya di media sosial.

WEP juga mengungkapkan penyesalannya dengan mengatakan bahwa dia khilaf dan emosinya meledak.

Dia juga mengaku telah diberhentikan dari Partai Golkar sebagai konsekuensi dari kasus ini.

Pemilik akun @Sidewii kemudian mencurigai kebenaran pemecatan tersebut dan menunggu konfirmasinya.

"Apakah betul sudah ada surat pemecatan dari @PartaiGolkar sesuai dengan isi teks dari Wahyu? Kami tunggu konfirmasinya.

Thread ini masih akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan kasus ini. Fokus saya ada mendapat keadilan bagi Dini tentang kasus kekerasan yg dialaminya," sambung pemilik kaun.

Dilansir dari berbagai sumber, kejadian penganiayaan terjadi pada Jumat, 1 September 2023, sekitar pukul 11.00 WIB di Apartemen Casagrandre, Jakarta Selatan, saat WEP datang ke Jakarta untuk kunjungan kerja.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved