Berita Viral

Tragis, Seorang Siswi Menggelepar di Tanah Disiram Air Keras, Tubuh Melepuh Hingga Jalani Operasi

Bahkan, wanita ini harus menjalani operasi, lantaran luka yang diderita sudah parah akibat penyiram air keras.

Tayang:
Editor: Satia
net
ilustrasi air keras 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang gadis harus menjalani perawatan secara itensif di rumah sakit usai disiram air keras.

Bahkan, wanita ini harus menjalani operasi, lantaran luka yang diderita sudah parah akibat penyiram air keras.

Badan wanita ini melepuh terkena siram air keras itu.

Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, penyiramana air keras terjadi di Kota Bogor.

Sebab, kondisi wanita bernama Dewi itu menderita luka bakar cukup serius hampir disekujur tubuhnya.

Baca juga: Inilah Postingan Sedih Terakhir Aktivis Perempuan Papua Michelle Kurisi Doga sebelum Dibunuh KKB

Menurut Dody Wahyudin, korban akan segera dilakukan tindakan operasi karena luka bakar yang cukup serius.
"Informasinya harus dilakukan tindakan operasi di RSUD Kota Bogor," kata dia.

Ia melanjutkan, saat ini kondisi korban sadar dan masih bisa diajak komunikasi.

"Saat kami tanya dia (korban,red) masih bisa menjawab.

Pas ditanya alamatnya juga mengetahui dan menjawab lancar," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Dewi menjadi korban penyiraman air keras oleh temannya sendiri.

Baca juga: Detik-detik Sekdes Diarak Warga Kepergok Berzina Dengan Istri Orang, Mengundurkan Diri Karena Malu

Gadis asal Tangerang itu diketahui pergi bersama temannya sejak tiga hari lalu.

"Alasannya itu dia ngakunya diajak nongkrong oleh temannya.

Namun, saat di Kota Bogor malah disiram. Alasannya kami masih mendalami," tambahnya.

Pihak rumah sakit juga mengatakan jika korban harus segera dioperasi. 

Lantaran kondisi tubuhnya yang nampak sangat memprihatinkan. 

"Harus segera dioperasi karena lukanya sangat parah," sambungnya. 

Baca juga: Kapolres Tanah Karo Cek Kebersihan Ruangan Staff Bagian Polres Tanah Karo

TERKUAK Motif Pelaku Siram Air Keras ke Siswa SMK, Punya Dendam, Seluruh Tubuh Korban Terluka Parah

TERUNGKAP motif pelaku penyiraman air keras ke siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), akui punya dendam kesumat, kini korban masih dirawat secara intensif di rumah sakit. 

Seperti yang dibertakan sebelumnya, seorang siswa mengalami luka usai disiram air keras

Kini terungkap motif pelaku menyiram air keras ke korban

Lantas, apa motif pelaku? 

Pelajar SMK bernama Muhammad Abidzar (16) di Pulogadung, Jakarta Timur, harus dirawati di rumah sakit usai disiram air keras sepulang sekolah, Selasa (8/8/2023) lalu.

Baca juga: Akhirnya Jokowi Tanggapi Oknum Paspampres Berkomplot Culik, Aniaya Warga hingga Meninggal

Rekaman detik-detik korban disiram air keras pun terekam CCTV hingga akhirnya viral di media sosial.

Minggu (13/8/2023) kemarin, akhirnya pelaku baru bisa ditangkap polisi.

Pelaku tersebut adalah ABH, pelajar SMK lain di Jakarta Timur

Kepada polisi, ABH mengaku melakukan penyiraman air keras kepada Muhammad Abidzar lantaran dendam antar-sekolah.

"Pengakuan ABH, mereka sudah ada dendam antar sekolah," ucap Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Sri Yatmini, Minggu (13/8/2023).

Baca juga: Bakal Lapor Polisi, Dua Ibu Bayi Tertukar Tolak Tawaran Perdamaian Rumah Sakit Sentosa Bogor

Diberitakan, Abidzar menjadi korban penyiraman air keras saat perjalanan pulang dari sekolah di Jalan Pisangan Lama III, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur pada Selasa (8/8/2023) sekira pukul 15.30 WIB.

Korban saat itu mengemudikan sepeda motor dengan membonceng temannya dan berpapasan dengan kelompok pelajar sekolah lain.

Saat itu, rombongan pelajar SMK lain itu berjumlah lebih lebih dari lima orang dengan sepeda motor.

Baca juga: Konsul Kehormatan Thailand Kunjungi Rudenim Medan, Intip Inovasi-inovasi yang Diterapkan

Tanpa terjadi cekcok atau adu mulut, satu dari penumpang sepeda motor rombongan pelajar SMK itu menyiramkan air keras ke wajah Abidzar.

Saat itu, air keras itu dibawa oleh ABH saat ia dan temannya berboncengan tiga di jalan tersebut.

Seketika Abidzar hanya bisa memegang terus wajahnya.

Kejadian itu membuat korban mengalami luka bakar di bagian wajah, dada, leher, dan bahu.

Tidak hanya luka bakar di kulit, kedua mata Abidzar kini belum dapat melihat normal karena dampak penyiraman air keras dialami sehingga butuh penanganan medis lebih lanjut.

Video rekaman CCTV yang menangkap detik-detik korban disiram air keras itu viral di media sosial.

 

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

(tribunmedan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved