Berita Viral

Akhirnya Jokowi Tanggapi Oknum Paspampres Berkomplot Culik, Aniaya Warga hingga Meninggal

Akhirnya Jokowi Tanggapi Oknum Paspampres Berkomplot lakukan pemerasan, penculikan dan pembunuhan warga, seorang pedagang kosmetik.

Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan/Muhammad Anil Rasyid
Presiden Joko Widodo 

TRIBUN-MEDAN.com - Akhirnya Jokowi Tanggapi Oknum Paspampres Berkomplot lakukan pemerasan, penculikan dan pembunuhan warga, seorang pedagang kosmetik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi)  bicara terkait kasus yang menjerat anggota Paspampres Praka Riswandi Manik dkk.

Kasus dugaan penculikan, pemerasan, dan pembunuhan yang melibatkan satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Tiga oknum itu berinisial Praka Riswandi, Praka HS, dan Praka J. Riswandi merupakan petugas Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres, Praka HS adalah anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Praka J merupakan anggota TNI di Kodam Iskandar Muda. (HO)
Tiga oknum itu berinisial Praka Riswandi, Praka HS, dan Praka J. Riswandi merupakan petugas Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres, Praka HS adalah anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Praka J merupakan anggota TNI di Kodam Iskandar Muda. (HO) (Ho)

Menurut Presiden kasus tersebut diserahkan ke proses hukum.

"Ya itu sudah diserahkan ke proses hukum lah," kata Jokowi usai meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tahun 2023, di ICE BSD, Tangerang, Kamis, (31/8/2023).

PREDIKSI SKOR Bhayangkara FC Vs Arema FC, Line up Pemain, Rekor Laga head to Head Siapa Menang?

Presiden meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang ada. Presiden menegaskan semua orang sama di mata hukum.

"Hormati proses hukum yang ada. Semuanya sama di mata hukum," katanya.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Pomdam Jaya Jayakarta masih mendalami komplotan Praka RM cs melakukan aksi penculikan, pemerasan, dan penganiayaan hingga tewas terhadap pedagang kosmetik dan obat-obatan.

"Ini yang masih terus kita dalami karena beberapa alat bukti yang masih perlu kita kumpulkan," kata Kadispenad Brigjen Hamim Tohari di Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2023).

Dari keterangan keluarga, Imam Masykur (25) ternyata sudah dua kali menjadi korban penculikan.

Nantinya, Irsyad mengatakan pihaknya akan mendalami dari ponsel para tersangka yang hingga kini belum ditemukan.

"Di antaranya adalah HP tersangka belum kita temukan. Masih dalam pencarian. Artinya kita tidak bisa berspekulasi dengan asumsi bahwa ini sudah sekaian kali melakukan, tetapi ini akan terus didalami," katanya.

Korban Imam Masykur Dua Kali Diculik

Imam Masykur (25) pedagang kosmetik dan obat-obatan di Ciputat Timur, Tangerang Selatan diduga telah dua kali menjadi korban penculikan dan pemerasan.

Perwakilan keluarga Imam, Said Sulaiman menyebut peristiwa penculikan yang pertama itu terjadi tahun lalu ketika Imam bekerja di toko kosmetik lain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved