TRIBUNWIKI
SOSOK Wanda Sofyan, Solois Asal Kabupaten Asahan, Rilis Single Kedua Tentang Kesepian dalam Hidup
Instrumen-instrumen yang digunakan pada single kali ini adalah gitar, piano, bass, drum dan beberapa plugin lain.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wanda Sofyan, solois asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ini merilis lagu keduanya pada Agustus 2023.
Lagu yang bertajuk Sepi ini bercerita tentang sesorang yang merasa sedang hidup terlalu sepi dan meminta kepada Tuhan untuk menyisakan satu orang sebagai pelipur lara.
Lagu ini ia tulis di saat-saat ia merasa pada titik paling sunyi di hidupnya, hingga yang keluar adalah doa untuk mengobati kensunyian hati dan kemudian menjadi lagu.
Lagu dengan genre Folk ini ditulis pada awal Januari lalu, yang kemudian Wanda memboyong dan menetaskan lagu ini lewat studio musik indie Medan, Ringo Records. Penyusunan lirik, aransemen serta perekaman instrumen dilakukan sendiri oleh Wanda.
Instrumen-instrumen yang digunakan pada single kali ini adalah gitar, piano, bass, drum dan beberapa plugin lain.
Adapun lagu yang telah ia rilis sebelumnya adalah Luka (2022) sebagai lagu debut yang masih memiliki warna lagu dan genre yang mirip.
Lagu-lagu yang Wanda ciptakan terinspirasi dari beberapa artis kenamaan Indonesia dengan genre yang serupa, seperti Feby Putri, Ari Lesmana, baskara Putra dan Nadin Hamizah.
Dan setelah dua tahun berkarir, tahun ini Wanda Sofyan sedang mempersiapkan diri untuk siap tampil di panggung musik serta sedang mempersiapkan dan menyusun materi perilisan lagu-lagunya selanjutnya.
Sepi sudah bisa didengarkan di berbagai platform streaming musik digital untuk menemani kesepianmu.
Profil Wanda Sofyan
Wanda Sofyan adalah nama panggung untuk soloin asal kota Asahan, Sumatera Utara.
Memulai debut pada tahun 2022 lewat single berjudul Luka dan kembali dengan rilisan lagu kedua pada tahun 2023 dengan judul Sepi.
Memiliki genre Folk serta memilih Feby Putri, Ari Lesmana, baskara Putra dan Nadin Hamizah sebagai musisi yang menginspirasi di setiap penulisan lagunya.
Lirik Lagu Sepi
Riuh gemercik suara air tak kudengar
Debuk langkah kaki t’lah samar-samar
Semua hilang seakan tak nampa rimbanya lagi
Aku berdiri di sepi malam
Mengayunkan hati yang hilang arah
Tak tau kemana
Kucoba membuka jalan
Buram mataku tak terpejam
Tuhan sisakan satu manusia terbaik untukku
Dan.. dan jangan pergi, mohon jangan pergi
Tuk bisa berlabuh ke lembar baru
Dan.. dan jangan pergi, mohon jangan pergi
Temani langkahku di sepi jiwaku
(cr14/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wanda-Sofyan-solois-asal-Kabupaten-Asahan-Sumatera-Utara.jpg)