Bayi Tertukar
Ogah Disalahkan Soal Bayi Tertukar di Bogor, RS Sentosa Ungkit Biaya Tes DNA hingga Sebut Niat Baik
Ogah disalahkan soal bayi tertukar di Bogor, Rumah Sakit Sentosa Bogor ungkit biaya tes DNA.
Menurut Margaretha, penyebab utama bayi tertukar di Bogor terjadi saat pasien akan dipulangkan.
"Dalam proses yang ada ketidakhati-hatian itu di dalam proses identifikasi saat bayi pulang," ungkapnya.
Margaretha membongkar borok perawat hingga menyebabkan bayi tertukar di Bogor.
"Ada proses yang harusnya dilakukan, tapi ada ketidakhati-hatian dalam proses identifikasi bayi," katanya.
Menurut Margaretha, sejak adanya laporan dari Siti Mauliah soal bayi tertukar, managemen RS Sentosa langsung melakukan penyelidikan internal.
"Kami sudah memberi sanksi sesuai aturan rumah sakit, itu dapat berkembang sesuai berkembangnya kasus ini," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, kasus tertukarnya bayi di Rumah Sakit Sentosa Bogor telah berakhir dengan happy ending.
Dimana kedua orang tua bayi yang tertukar yaitu Siti dan Dian kini telah bersama darang daging mereka sendiri, setelah satu tahun merawat bayi yang salah.
Namun bagi Rumah Sakit Sentosa, kasus ini justru menjadi awal yang tak baik.
Selain ada kabar orang tua bayi akan menuntut secara hukum rumah sakit tersebut, kini kepercayaan publik mulai merosot.
(*/TRIBUN-MEDAN.COM)
Baca juga: Buntut Bayi Tertukar, RS Sentosa Makin Sepi, 300 Karyawan Mulai Was-was, Terancam Tutup?
Baca juga: Pilu Hati Dian Ibu Bayi Tertukar, Berjuang Miliki Anak Selama 3 Tahun, Pingsan Saat Hasil DNA Keluar
Baca juga: Pantas Dian Berat Kembalikan Bayi Tertukar, Padahal Bukan Anaknya, Perjuangan saat Hamil Diungkit
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemilik-RS-Sentosa-Bogor.jpg)