Buntut Panjang Kasus Bayi Tertukar, Direkrut RS Sentosa Bongkar Borok Perawat
Buntut panjang kasus bayi tertukar. Direktur rumah sakit Sentosa Drg Margaertha Kurnia membongkar
TRIBUN-MEDAN.com - Buntut panjang kasus bayi tertukar. Direktur rumah sakit Sentosa Drg Margaertha Kurnia membongkar borok perawat penyebab bayi tertukar.
Akibat dari kesalahan fatal tersebut, Siti Mauliah dan Dian sampai harus merawat bayi yang bukan anak kandungnya.
Direktur RS Sentosa Bogor drg. Margaretha Kurnia mengakui ada kesalahan yang dilakukan oleh perawat.
Menurutnya perawat melakukan sebuah proses tahapan penanganan bayi lahir secara tidak hati-hati.
Baca juga: Keluarga Pensiunan Polisi Tutup Akses Jalan, Janda Renta 84 Tahun Sakit-sakitan Terkurung di Rumah
"Terjadi karena karena ada ketidakhati-hatian dalam petugas kami melaksanakan prosedur yang sudah ada," kata Margaretha melansir Tribunnewsbogor.com, Sabtu (26/8/2023).
Ia mengaku menyesali perbuatan perawat tersebut.
"Kami sangat menyesali, saya sebagai pimpinan juga sedih hal ini terjadi di rumah sakit pada kedua ibu," katanya.
Baca juga: Amalan 99 Asmaul Husna, Berikut Arti dan Keistimewaan Nama dan Sifat Allah
Baca juga: TERUNGKAP Dosen UIN Solo Dibunuh Kuli Bangunan di Rumahnya, Ternyata Anak Guru Besar Unram!
Margaretha Kurnia mengungkap penyebab utama bayi tertukar di Bogor terjadi saat pasien akan dipulangkan.
"Dalam proses yang ada ketidakhati-hatian itu di dalam proses identifikasi saat bayi pulang," ungkapnya.
Margaretha membongkar borok perawat hingga menyebabkan bayi tertukar di Bogor.
"Ada proses yang harusnya dilakukan, tapi ada ketidakhati-hatian dalam proses identifikasi bayi," katanya.
Margaretha Kurnia menjelaskan sejak adanya laporan dari Siti Mauliah soal bayi tertukar, managemen RS Sentosa langsung melakukan penyelidikan internal.
"Kami sudah memberi sanksi sesuai aturan rumah sakit, itu dapat berkembang sesuai berkembangnya kasus ini," katanya.
Diketahui ada 15 perawat dan bidan yang diberi sanksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasus-bayi-tertukar-di-RS-Sentosa-Bogorsss.jpg)