Viral Medsos

FAKTA-FAKTA Penemuan Mayat Raheliva Malau Siswi SMA Jatuh saat Naik Motor dari Jembatan di Samosir

Raheliva Malau telah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Siponot, Desa Salaon Tonga-Tonga, Kecamatan Ronggur Nihuta, Samosir, Kamis

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
HO
Mayat Raheliva Malau telah ditemukan pada hari keempat pencarian di aliran sungai Siponot, Desa Salaon Tonga-Tonga, Samosir, Kamis (24/8/2023). 

Putri dari pasangan Elman Malau (49) dan Elperita Estika Tambunan (40) itu akhirnya ditemukan lewat proses ritual. 

Kadaops SAR Danau Toba, Hisar Turnip mengungkapkan pencarian mayat Rahel terbilang sulit lantaran kondisi tebing yang curam. Mayat korban ditemukan dekat patahan aliran Sungai Siponot. 

Hisar Turnip menambahkan, kecuraman tebing Sungai Siponot diperkirakan hampir mencapai 100 Meter.

Hal itu membuat Tim SAR kesulitan untuk melakukan pencarian dengan menyusuri alur sungai yang memiliki arus yang cukup deras.

"Kedalaman bibir tebing sungai yang hampir mencapai 100 meter, cukup membuat personil harus ekstra hati-hati", kata Hisar Turnip.

Memasuki hari ke empat pencarian korban, Tim SAR Daop Danau Toba menerjunkan personilnya sebanyak 10 personil.

Raheliva Malau dan Jembatan Siponot
Raheliva Malau dan Jembatan Siponot (HO)

3. Ritual Pemanggilan Roh Raheliva 

Sebelum penemuan mayat Raheliva, keluarga menggelar doa memanggil roh. 

Dalam video yang beredar, pemanggilan roh melalui perantara tubuh guru Raheliva. 

Doa-doa dipanjatkan kepada Maha Pencipta dan leluhur dengan memanggil arwah atau dalam bahasa batak "Manjou Sahala" Raheliva.

Netizen yang menggelar live dari TKP menunjukkan proses ritual manjou sahala ini. Menurut kearifan lokal Batak, secara harfiah Sahala merupaka Roh.

Roh mendiang Raheliva datang melalui guru korban yang bertintak sebagai saman atau perantara.BUcapan sahala mendiang yang disampaikan sangat menyanyat hati.

''Nga ngalian au oma (Aku kedinginan ibu),'' ujarnya.

Mendiang juga menerangkan lokasi jasadnya berada.

Ritual manjou sahala ini dinilai sebagai bentuk kearifan lokal di tengah terbatasnya perangkat perncarian yang dimiliki Tim SAR.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved