Berita Viral

VIRAL Ibu-ibu Pakai Hijab Buat Konten Cara Makan Babi Jadi Halal, Nekat Minta MUI Halalkan Babi

Baru-baru ini, viral aksi seorang ibu-ibu yang memakai hijau membuat konten makan babi. Tak pelak, tindakannya ini pun menuai kecaman.

Tayang:
Editor: Liska Rahayu
Instagram @in_formania
VIRAL Ibu-ibu Pakai Hijab Buat Konten Cara Makan Babi Jadi Halal, Nekat Minta MUI Halalkan Babi 

Sebelum sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang dimulai, Lina Mukherjee mengatakan, dirinya belum pernah dibesuk keluarga semenjak ditahan di Lapas Wanita Palembang.

Tak lama setelah Curhat, Lina Mukherjee menangis pilu mengungkapkan kekecewaan karena didemo sekelompok emak-emak yang menuntutnya mendapat hukuman maksimal.

Masih dengan berurai air mata, Lina Mukherjee yang berasal dari Samarinda ini juga mencurahkan kesedihannya yang merindukan keluarga.

"Aku kangen keluargaku," ucap Lina Mukherjee sembari menangis tersedu.

Dari pantuan dalam siaran langsung Facebook Tribunsumsel.com, Lina Mukherjee tiba di gedung PN Palembang menggunakan mobil tahanan dari Lapas Wanita sekira pukul 11.00 WIB.

Lina Mukherjee tampak mengenakan rompi tahanan yang dilapisi kemeja putih lengkap dengan riasan di wajah dan rambut yang dikepang.

Lina tampak tengah berada di ruangan tunggu tahanan untuk menunggu giliran per sidangan.

Disaat itu Lina Mukherjee sempat meminta kesempatan kepada petugas agar dirinya diberi kesempatan berbicara ke wartawan.

Tangis Lina pun pecah saat menceritakan tak ada keluarga yang membesuk dirinya.

"Pengacara gak tahu tiba-tiba nelpon gak bisa datang hari ini, selama masa itu gak boleh pegang handphone," ucap Lina Mukherjee.

Diakui Lina, pengacaranya saat ini tidak bisa hadir mendampinginya di per sidangan.

"Aku disini gak punya keluarga, keluarga juga belum ada besuk kesini. Kalau pengacara pernah satu kali besuk," terangnya seraya menangis.

"Hari ini kayaknya gak didampingi pengacara kayaknya langsung sidang aja," sambungnya.

Tangis Lina Mukhejree pun semakin menjadi saat mengingat dirinya mendekam ditahanan yang jauh dari keluarga.

Diakuinya di Palembang tidak memiliki sanak keluarga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved