Berita Viral
KRONOLOGI Pawang Ular Bah Kobra Tewas Usai Dipatuk King Kobra Saat Atraksi HUT RI di Sumedang
Beginilah kronologi sang pawang ular bernama Bah Kobra (63) tewas usai dipatuk king kobranya saat sedang atraksi pada HUT RI di Sumedang
Ular yang dibawa untuk seni ular milik Rosandi bersikap agresif.
Baca juga: Terkejutnya Para Ilmuan Ini Melihat Seekor Buaya Berada di Dalam Perut Ular Piton yang Membengkak
Baca juga: SOSOK Dosen yang Dikirim Paket Berisi 12 Ular Ngajar di Kampus Swasta, Pengirimnya Mahasiswa?
"Sempat menampilkan beberapa pertunjukan sebelum akhirnya tergigit."
"Kami sendiri waktu itu sedang berkegiatan di lokasi lain, masih satu kecamatan. Kaget sekali mendengar itu," kata Andrian, Senin (21/8/2023).
Jenazah Bah Kobra telah dimakamkan di TPU Desa Cisarua pada Sabtu (19/8/2023) pukul 10.30.
Sosok Bah Kobra
Rosandi Maulana (63), atau yang akrab disapa Bah Kobra, adalah pawang ular yang meninnggal dunia dipatuk King Cobra.
Bah Kobra dan ularnya itu sedang beratraksi seni ular pada perayaan HUT RI ke-78 di Desa Bantarmara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jumat (18/8/2023), ketika tiba-tiba sang ular mematuk.
Bisa ular menjalar ke sekujur tubuh Bah Kobra.
Dia sempat dibawa ke RSUD Sumedang sebelum akhirnya meninggal dunia.
Menurut informasi yang dihimpun TribunJabar.id, selain sebagai seniman ular, Bah Kobra juga tercatat sebagai tenaga honorer di Puskesmas Cisarua.
Dia terdata sebagai petugas kebersihan yang setiap hari berdinas di lembaga pemerintah itu.
"Betul, beliau honorer di Puskesmas Cisarua," kata Olis Emilia, Bidan Pusekesmas Cisarua kepada TribunJabar.id, Senin (21/8/2023).
Olis kurang mengetahui pasti sejak kapan Bah Kobra bekerja di Puskesmas itu. Namun setahu dia, sejak 1996 pawang ular itu sudah terlihat bekerja.
"Lama ya, mungkin puluhan tahun. Setahu saya sejak 1996," kata Olis.
Menurut Olis, meski hanya sebagai petugas kebersihan, Bah Kobra tak pernah absen membantu hal-hal lain yang bertalian dengan kerja petugas kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kronologi-sang-pawang-ular-bernama-Rosandi-Maulana-63-atau-kerap-d.jpg)