Berita Viral
Bak Sindir Jusuf Kalla, Jokowi Beri Komentar Menohok: Jalan Tol Enggak Bisa Dimakan, ya Memang
Presiden Jokowi balas kritikan terhadap pembangunan jalan tol di masa pemerintahannya.
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Jokowi balas kritikan terhadap pembangunan jalan tol di masa pemerintahannya.
Pembangunan jalan tol kerap menjadi bahan kritikan oleh para oposisi.
Misalnya Jusuf Kalla yang mengkritik jalan tol hanya untuk orang kaya, karena masuk harus bayar.
Sehingga, petani tidak dapat menikmati jalan tol.
Pada Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Rabu (16/8/2023), Joko Widodo memberikan tanggapan menohok soal jalan tol.
"Ada yang bilang, memang kenapa dengan international trust yang tinggi? Rakyat-kan makannya nasi, international trust enggak bisa dimakan. Ya memang enggak bisa," kata Jokowi saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Baca juga: Eks Jenderal TNI Heran Ada yang Tertawa Saat Jokowi Curhat Dihina, Beda Jauh Jika di Masa Soeharto
Baca juga: Polres Palas Tangkap Pengedar Narkoba di Hutaraja Tinggi
"Sama seperti jalan tol enggak bisa dimakan, ya memang," ujarnya.
Kendati demikian, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut tidak mempermasalahkan kritik tersebut. Walaupun dianggap menghabiskan energi.
Ia justru mengaku senang, lantaran persepsi yang variatif di masyarakat harus disambut terbuka sebagai bentuk demokrasi.
"Ini contoh menghabiskan energi untuk hal tidak produktif," ungkap Jokowi.
"Tapi enggak apa saya malah senang. Memang harus ada yang begini-begini, supaya lebih berwarna, supaya tidak monoton," ucapnya.
Sebagai informasi, Sidang Tahunan MPR 2023 turut dihadiri sejumlah mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.
Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri tampak hadir mengenakan kebaya putih dipadukan dengan selendang merah.
Sedangkan, Presiden Keempat almarhum Abdurrahman Wahid diwakili oleh istrinya, Sinta Nuriyah, yang datang didampingi oleh anaknya, Yenny Wahid.
Sementara, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tak menghadiri kegiatan tersebut.
Selain itu, para mantan wakil presiden yang hadir adalah Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-9 Hamzah Haz, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.
Jusuf Kalla Sebut Jalan Tol Cuma untuk Orang Kaya
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyinggung soal kerusakan jalan di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut bersumber dari adanya ketidakadilan dalam pembangunan nasional.
"Baru-baru ini viral kenapa jalanan rusak. Penting sekali jalanan. Tetapi 170.000 jalan rusak di Indonesia," kata dia di acara Milad PKS ke-21, Sabtu (20/5/2023), dikutip dari channel YouTube PKSTV.
Lebih lanjut, ia mengatakan selama ini jalan mulus cuma bisa dinikmati orang tertentu. Ia mengkritik adanya ketidakadilan dalam hal kesejahteraan.
"Artinya orang bisa menganggap, kalau mau jalan baik hanya orang mampu yang bisa karena dibayar. Tapi jalan rakyat, petani kita, oleh siapa pun rusak tidak diperbaiki. Itu ketidakadilan untuk rakyat," ia menuturkan.
Lebih lanjut, JK mengatakan ketidakadilan di dalam negeri ini adalah PR bersama yang harus dituntaskan oleh pemerintah selanjutnya. Ia juga mengatakan turut bertanggung jawab soal jalanan rusak yang belum juga punya solusi.
"Saya juga dulu bertanggung jawab, PKS bertanggung jawab. Demokrat apalagi. Tapi yang kita lihat sesuatu dari apa yang dirasakan rakyat bangsa ini. Petani karena tidak bisa bayar tol makanya jalannya lobang-lobang," ia menuturkan.
Baca juga: Eks Jenderal TNI Heran Ada yang Tertawa Saat Jokowi Curhat Dihina, Beda Jauh Jika di Masa Soeharto
Baca juga: Polres Palas Tangkap Pengedar Narkoba di Hutaraja Tinggi
(*/tribun-medan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SINDIRAN-Menohok-Jokowi-Soal-Jalan-Tol-di-Depan-Jusuf-Kalla-Jalan-Tol-Tak-Bisa-Dimakan-Ya-Memang.jpg)