Berita Viral

Diremehkan Jansen Sitindaon, Yenny Wahid Beri Jawaban Menohok, Tak Bakal Dukung AHY di Pilpres

Putri Gusdur, Yenny Wahid memberikan jawaban menohok ke Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Jansen Sitindaon.

HO
Putri Gusdur, Yenny Wahid memberikan jawaban menohok ke Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Jansen Sitindaon. 

TRIBUN-MEDAN.com - Putri Gusdur, Yenny Wahid memberikan jawaban menohok ke Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Jansen Sitindaon.

Yenny Wahid mengungkapkan kekesalannya terhadap Jansen Sitindaon yang menilai dirinya tak layak mendampingi Anies Baswedan dalam Pilpres 2024. 

Jansen Sitindaon dalam cuitannya di twitter  mengatakan sosok Yenny Wahid tidak cocok mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Jansen melalui cuitannya di Twitter @jansen_jsp, Rabu (7/8/2023).

“Mbak Yenny buat saya bagus. Bahkan lengkap sekali dgn segala atribusi yg melekat dalam diri beliau. Namun utk posisi Wapres di koalisi perubahan, buat saya beliau tidak pas, tidak cocok, mungkin cocoknya di koalisi yang lain."

Yenny Wahid disebut paling potensial menjadi calon wakil presiden Anies Baswedan. 
Yenny Wahid disebut paling potensial menjadi calon wakil presiden Anies Baswedan.  (HO)

"Karena jika koalisi ini menang, sebagaimana namanya perubahan, banyak hal yg ingin kami ubah. Dan idealnya Cawapres perubahan ini memang yg selama ini wajahnya merepresentasikan hal itu," kata Jansen.

Menurut Jansen, jika memang Yenny Wahid dipasangkan dengan Anies, maka rakyat akan bingung dan mempertanyakan koalisi perubahan malah mencalonkan tokoh yang bukan perubahan.

Apalagi, kata Jansen, sosok tersebut adalah tokoh “status quo” atau bagian dari rezim ini.

Pasalnya, Yenny Wahid pro pemerintahan, sedangkan visi Anies Baswedan adalah gerapan perubahan.

Tentu bagi Jansen tidak etis jika Yenny Wahid yang saat ini menikmati apa yang dilakukan rezim ini tapi justru malah mau berpindah mengkritiknya.

"Jadi ini sebenarnya ini untuk kebaikan bersama," jelas Jansen.

Jansen pun menegaskan bagi siapa saja yang juga pro terhadap rezim ini untuk tak mencalonkan diri di koalisi perubahan.

"Saya pribadi akan menentang anda, minimal di rapat-rapat di partai saya. Soal apakah pendapat saya itu akan menang atau kalah, tidak terlalu penting buat saya."

"Yang penting saya akan bersuara menentang dan menolak anda yang tidak merepresentasikan perubahan namun ingin jadi Cawapres di koalisi ini," jelas Jansen.

Baca juga: Kapolsek Balige Hadiri Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Baca juga: Semarakkan HUT RI, Bhabinkamtibmas Bahkapul Bersama Unsur Tiga Pilar Bagikan Bendera Merah Putih

Jawaban Menohok Yenny Wahid ke Jansen Sitindaon

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved