Kasus Miss Universe, Tak Hanya Dipaksa Telanjang Finalis Dihina dan Diremehkan

Buntut panjang ajang Miss Universe Indonesia. Tak hanya dilecehkan, finalis Miss Universe

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
IG
VIRAL ISU FINALIS MISS UNIVERSE INDONESIA 2023 DIFOTO TELANJANG: Pemenang Miss Universe Indonesia 2023 telah terpilih. Mahkota jatuh kepada Fabienne Nicole Groeneveld dari DKI Jakarta. Nama Fabienne diumumkan di panggung Grand Final Miss Universe Indonesia 2023 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta pada Kamis (3/8/2023) malam. Fabienne berhasil menyisihkan 29 wanita dari seluruh penjuru Indonesia. (IG) 

TRIBUN-MEDAN.com - Buntut panjang ajang Miss Universe Indonesia. Tak hanya dilecehkan, finalis Miss Universe Indonesia ternyata juga mendapat hinaan hingga diremehkan.

Pengakuan ini disampaikan oleh National Director Miss Universe Indonesia Bali, yakni Sally Giovanny.

Ia mengaku ada finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang dihina dan dikata-katai.

Baca juga: Masuk 16 Besar Kapolri Cup, Tim Voli Putri Polda Sumut Dikirim ke Jakarta

Baca juga: Sentilan Pedas Yenny Wahid Disebut Bagian Rezim Jokowi & Ditolak Demokrat Jadi Cawapres Anies: Emoh!


 
Finalis Miss Universe Indonesia tersebut merupakan perwakilan dari Bali.

Sally Giovanny mengatakan bahwa sang finalis disebut jelek dan diremehkan tak bisa menang.

Dikutip dari YouTube dr. Richard Lee, MARS, Jumat (11/8/2023), Sally Giovanny menyampaikan perkataan oknum terkait yang menyerang finalis tersebut.


Momen itu terjadi saat para finalis dipanggil satu per satu.

 

Baca juga: Masa Pencermatan, 7 dari 13 Parpol Serahkan Perbaikan Data Bacaleg


"Dari Bali tiga, yang difoto dua, yang satunya lagi baru curhat setelah grand final."

"Setelah sesi itu, dia dipanggil one by one."


"Terus dia dibilang gini 'Kamu tuh nothing, kamu pikir dengan badan jelek kayak kamu itu kamu bisa menang? Jangan mimpi! Kamu nggak akan menang, kamu tuh udah dibenci'," ungkap Sally Giovanny.

Tak sampai di situ, finalis tersebut dihina dan dikata-katai berasal dari keluarga broken home

"Pokoknya penghinaan dan dia (oknum) bilang 'Oh aku tau, kamu kayak gini karena kamu berasal dari keluarga broken home'," jelasnya.

Hal tersebut membuat Sally Giovanny merasa emosi setelah perihal body checking tanpa busana yang mengorbankan 30 finalis Miss Universe Indonesia.

 
"Itu kan ngamuknya berarti saya double, saya denger gitu setelah grand final," paparnya.

Baca juga: Deretan Fakta Menarik Drakor All That We Loved, Kisah Cinta Segitiga yang Dibintangi Sehun EXO

Menurut Sally Giovanny, penghinaan dan cacian tersebut telah melampaui batas wajar dan tak bisa ditoleransi lagi.

"Makanya ini udah nggak bisa ditoleransi lagi, udah kurang ajar," ucapnya.

Meski merasa geram, Sally Giovanny masih berusaha untuk menunggu itikad baik atau permintaan maaf dari oknum terkait.

Namun, hingga berakhirnya babak grand final Miss Universe Indonesia, oknum tersebut tak memberikan respons baik.

"Saya masih menunggu, nggak ada permintaan maaf, nggak ada itikad baik."

"Sampai setelah grand final juga nggak ada, apalagi yang mau ditunggu?" lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Visual Director ajang Miss Universe Indonesia, yakni Rio Motret pun mengatakan bahwa terdapat 11 finalis yang akhirnya buka suara.

 

"Total dari korban finalis yang mau speak up ada (berapa)?" tanya dokter Richard Lee.

Namun, para finalis tersebut tak semua berani muncul ke publik untuk memberikan keterangan.

Sebagia besar finalis memilih untuk membuat laporan polisi.

"11 dari 30, ada yang memilih ikutan, tapi cuman laporan ke polisi."

"Maksudnya nggak semua orang berani (ngomong) ke media," beber Rio Motret.

Rio Motret memahami sebagian besar finalis merasa takut apabila buka suara di publik, mereka akan mendapat cacian hingga intimidasi dari oknum terkait.

"Takut di-judge, takut dikatain, ada juga yang takut diintimidasi sama pihak sana," tutup Rio Motret.

 

 

(*/Tribun-Medan.com) 

Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter  

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved