Sentil Erick dan Basuki Gegara Cari Kekurangan JIS, Petinggi KONI DKI Skakmat Proyek LRT

Petinggi KONI DKI sentil Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono gegara sibuk mencari kekurangan JIS menjelang Piala Dunia U-17

Tayang:
HO
Petinggi KONI DKI sentil Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono buntut polemik JIS. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Petinggi KONI DKI sentil Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono buntut sebut kekurangan JIS.

Dalam hal ini, Wakil Ketua Bidang Kemitraan KONI DKI Jakarta Billy menyentil Erick Thohir dan Basuki Hadimuljono yang sibuk mencari kekurangan JIS.

Petinggi KONI DKI, Billy ini pun justru menskakmat Erick Thohir dan Basuki Hadimuljono soal proyek LRT yang salah desain di tengah mencari celah kekurangan JIS.

Dikatakannya, saat kedua menteri Jokowi itu mencoba mencari celah kekurangan JIS, yang heboh malah berita soal proyek kereta cepat dan lintasan LRT yang salah desain.

Billy menyebutkan bahwa pada awal Juli 2023 datang ke JIS untuk meninjau kesiapan JIS untuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Indonesia pada November-Desember 2023.

Kunjungan tersebut menjadi heboh, karena berbagai kritik Erick dan Basuki disampaikan secara terbuka.

Mulai dari mengkritik kualitas rumput JIS, akses masuk bus ke stadion yang kurang tinggi dan lainnya.

Ia menyebutkan JIS seolah jadi sasaran tembak keduanya.

Padahal, menurutnya stadion-stadion lain yang diinspeksi tidak dijelaskan apa saja kelebihan dan kekurangannya.

“Banyak orang menilai, kunjungan Erick dan Basuki tersebut lebih bersifat politis ketimbang teknis," ujar Billy dilansit Tribun-Medan.comd ari wartakotalive.com, Kamis (10/8/2023).

Baca juga: RESMI! Stadion JIS Dipakai Pembukaan Piala Dunia U-17 2023, Sempat Disebut Tak Standar FIFA

Baca juga: Sempat Disebut tak Sesuai Standar FIFA, ternyata Pembukaan Piala Dunia U-17 Digelar di Stadion JIS

Faktanya, katanya, beberapa hal teknis bisa dijawab dengan bukti-bukti empiris dalam bentuk video dan foto.


Misalnya, untuk akses bus yang masuk ke stadion, terdapat video dokumentasi kegiatan International Youth Chanpionship, dimana bus besar yang masuk sampai stadion.

Termasuk jenis rumput JIS juga dipilih dari rumput standar FIFA terbaik yang berasal dari Boyolali yang sudah diekspor sampai ke luar negeri.

Billy menyebut, beberapa pengamat menilai apa yang dilakukan Erick ini merupakan upaya untuk mencari simpati agar mendapatkan tiket bacawapres.

"Sekaligus satu usaha untuk mendiskreditkan rekam jejak Anies Baswedan yang gemilang. Dalam berbagai liputan media besar, termasuk media olahraga, JIS selalu masuk dua besar stadion terbaik di Indonesia bersama dengan Stadion Gelor Bung Karno," ungkapnya

Billy menambahkan, kunjungan Erick dan Basuki tersebut terjadi saat Anies Baswedan beribadah haji bersama keluarga ke Tanah Suci.

Anies sendiri sepulang dari ibadah haji saat ditanyakan tanggapan terkait dengan beberapa kekurangan yang disampaikan Erick menyatakan tidak cawe-cawe terhadap permasalahan tersebut.

Anies tidak membela diri, tidak juga menyerang balik apa yang dilakukaan Erick Thohir. Anies menegaskan bahwa JIS adalah milik bangsa Indonesia.

Kekurangan Jakarta International Stadium (JIS) agar sesuai standarisasi FIFA.
Kekurangan Jakarta International Stadium (JIS) agar sesuai standarisasi FIFA. (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

"Dalam perjalanannya, upaya menepuk JIS tersebut dilakukan terus-menerus, meskipun Anies tidak membalas sama sekali,”

“Uniknya, justru semestalah yang sepertinya membalas apa yang dilakukan oleh Erick Thohir dan Basuki Hadimuljo. Proyek infrstruktur lain di bawah kendali Erick dan Basuki ternyata justru bermasalah," terang Billy

Billy pun menyinggung menjelang peresmian proyek Light Rapid Transport (LRT) pada 18 Agustus 2023 yang ternyata ditemukan masalah pada longspan alias jembatan lengkung bentang panjang.

"Menurut peninjauan, ada masalah desain pada longspan yang melintas di atas Perempatan Kuningan yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto dan Jalan H.R. Rasuna Said," ungkapnya

Padahal, menurut Billy, proyek ini sudah mendapatkan sertifikat kelayakan dari Kementerian PUPR di bawah kepemimpinan Basuki.

Presiden Joko Widodo nekat mencoba kembali light rail transit (LRT) di tengah isunya yang salah design.
Presiden Joko Widodo nekat mencoba kembali light rail transit (LRT) di tengah isunya yang salah design. (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

"Pelaksana proyek ini juga dilakukan oleh PT Adhi Karya, salah satu perusahaan BUMN ternama yang berada di bawah koordinasi Menteri BUMN Erick Thohir. Jadi, proyek LRT ini di bawah pengawasan Erick dan Basuki. Tapi nyatanya, proyek dengan nilai mencapai Rp23 triliun ini masih terdapat kesalahan fatal," jelasnya

"Bayangkan, apa yang terjadi bila kereta layang yang melintas di atas jalan dengan membawa ribuan penumpang per hari terjadi masalah. Hal tersebut tentu sangat mengancam keselamatan para penumpang," imbuh Billy

Billy juga menambahkan, saat inspeksi JIS, Erick dan Basuki langsung datang ke area, membawa media dan ahli-ahli menurut versi mereka.

"Namun, anehnya ketika kunjungan FIFA ke JIS akhir bulan Juli malah dilakukan secara tertutup tanpa liputan media. Patut dipertanyakan, standar operasional kerja untuk kegiatan sejenis ini, apakah mereka juga akan meninjau lokasi proyek LRT Jabedebek dengan detail seperti itu? Padahal ini proyek yang berada di bawah tugas kedua menteri tersebut secara langsung."

Billy pun beranggapan, apa yang dilakukan Erick dan Basuki dengan menginspeksi dan mencari kesalahan konstruksi yang berada di JIS, sepertinya justru terpercik ke proyek mereka sandiri.

"Proyek LRT yang jelas-jelas harus menjamin keselamatan ribuan penumpang, justru potensi bermasalah. Ibarat pepatah, kesalahan kecil di proyek orang terlihat, kesalahan besar di proyek sendiri tak tampak. Hal seperti inilah yang sejatinya merugikan secara finansial."

"Akhirnya, kembali ke polemik JIS, ternyata keputusan final FIFA awal Agustus ini adalah memilih JIS sebagai venue utama bersama tiga stadion lain di Indonesia"

"Rumput yang diduga bermasalah dan harus diganti pun, menurut FIFA hanya cukup dilakukan perawatan intensif sampai menjelang pelaksanaan Piala Dunia U-17 nanti. Sungguh sebuah antiklimaks," tandasnya

 

Jadi Venue Pembuka PD U-17Seperti diketahui, Indonesia bakal menghelat Piala Dunia (PD) U-17 2023 yang akan diselenggarakan pada 10 November sampai 2 Desember 2023.

Rencannaya, Piala Dunia U-17 bakal diikuti oleh 24 negara.

Pada Piala Dunia U-17 2023, Jakarta International Stadium atau Stadion JIS dipastikan akan menjadi venue pembukaan event sepak bola internasional itu.

Sebelum menggelar Piala Dunia U-17 2023, Stadion JIS kini tengah dikebut penyempurnaanya.

Salah satu hal yang diperbaiki yakni soal rumput.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebut untuk memperbaiki rumput Stadion JIS, FIFA telah menunjuk konsultan rumput dari Australia.

“Tadi, saya sudah mendengarkan paparan. FIFA sudah menunjuk konsultan rumput dari Australia. Rumput di Stadion JIS diubah di pitching (pitc stitching) ulang,” kata Dito di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (9/8/2023).

Tak hanya bagian dalam stadion, bagian luar Stadion JIS juga kini tengah dikebut pembangunannya.

Fasilitas penunjang atau akses penonton yang dibangun yakni jembatan penyebrangan, ramp tol, serta stasiun kereta.

“Tadi Pak Basuki (Hadimuljono) jelaskan lagi dalam proses pembangunan penyeberangan yang dari JIS ke wilayah Ancol itu dan membuka akses keluar bukan pintu ya, tapi akses di luar menuju ke arah ramp Tol,” ujar Dito.

“Kalau stasiun kereta Itu tadi dirapatkan baru bisa keluar setelah November tapi ini lagi dikebut. Jadi itu perubahannya,” terang Dito.

Sementara itu untuk venue lainnya yang mendapatkan catatan dari FIFA untuk disempurnakan, yakni Stadion Si Jalak Harupat di Bandung.

Sedangkan dua stadion lagi, yaitu Stadion Manahan Solo dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dinilai sudah layak.

“Kalau di Si Jalak Harupat lebih kepada tata ruang hijau dari minor change di stadionnya,” tandas Dito.

(*/TRIBUN-MEDAN.COM)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

 

 

 

Baca juga: Proyek Anies Baswedan Jadi Beban! Sekda DKI Joko Agus Kuliti Habis Bobroknya JIS hingga TIM

Baca juga: Sempat Disebut tak Sesuai Standar FIFA, ternyata Pembukaan Piala Dunia U-17 Digelar di Stadion JIS

Baca juga: Akhirnya Anies Tanggapi JIS Tak Sesuai Standar FIFA : Yang Penting Atapnya Bisa Ditutup


 

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved