Penerimaan CPNS dan PPPK Dipangkas Jadi 572 Ribu Formasi, Berikut Penempatannya di Pusat dan Daerah

Penerimaan CPNS 2023 dipangkas hampir setengah dari yang dijanjikan dari sebelumnya. Penerimaan yang sebelumnya disebut 1 juta kini jadi 572 ribu saja

Tayang: | Diperbarui:
HO/pixabay
Penerimaan CPNS 2023 dipangkas hampir setengah dari yang dijanjikan pada awal tahun. 

Disampaikan, Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kemenpan RB, Aba Subagja mengatakan, lowongan yang dibuka akan disesuaikan dengan usulan kebutuhan instansi.

"Akhirnya dari jumlah 1 juta tadi penetapan kita hanya 572 ribu," kata Aba Subagja dilansir Tribun-Medan.com, Senin (7/8/2023).

Disisi lain, Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan, komposisi rekrutmen CASN 2023 sudah didesain dengan pembagian 80 persen untuk lowongan PPPK.

Adapun 80 persen yang diperuntukkan bagi para tenaga honorer yang akan dihapus statusnya pada 28 November 2023.

Sisanya atau 20 persen baru untuk para pencari kerja lulusan baru atau fresh graduate.

"Kami putuskan atas arahan Bapak Presiden dan banyaknya masukan kepada kami pada 2023 ini 80 persen adalah PPPK,”

“Salah satunya adalah memberikan afirmasi kewajiban yang sebelumnya belum ditunaikan oleh pemerintah, untuk THK 1, THK 2, ada yang sudah lulus belum dapat formasi, dan lain lain," katanya.

Baca juga: Formasi CASN/CPNS 2023 Ditetapkan, Masih Fokus pada Guru dan Nakes, Lowongan Mayoritas untuk Honorer

Baca juga: Penerimaan CPNS Batal Dibuka untuk 1 Juta Formasi, Simak Rincian Alokasi Terbarunya

Mayoritas Untuk Tenaga Honorer

Lebih lanjut, Anas mengatakan bahwa lowongan CPNS 2023 dibuka sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tenaga non-ASN atau tenaga honorer.

Data menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 2,3 juta tenaga non-ASN di Indonesia.

"Pemerintah secara konsisten memberikan afirmasi, menunjukkan keberpihakan untuk tenaga non-ASN atau honorer, juga kepada eks THK-II (Tenaga Honorer eks Kategori II), karena mereka telah mengabdi," kata Anas, dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI.

"Maka rekrutmen ASN 2023 ini, sebanyak 80 persen di antaranya untuk pelamar dari tenaga non-ASN, dan 20 persen untuk pelamar umum," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar permasalahan tenaga honorer diselesaikan dengan jalan tengah.

Berbagai opsi diusulkan, mulai dai skema PNS part time dan pengangkatan baik sebagai ASN maupun PPPK.

Pada 2023, alokasi CPNS akan ditujukan untuk CASN yang berada di pemerintahan pusat dan daerah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved