Berita Viral
SOSOK Uli Silalahi: 'Ibunya Para Buku', Aktvisi Perempuan hingga Jadi Presiden Direktur BBW
Berikut ini sosok Uli Silalahi yang dikenal dengan sebutan Ibu Buku. Perempuan yang gemar membaca buku dan menggelar bazar buku internasional.
Saat semakin alih dalam bidang advertising, Uli memutuskan tidak ingin menetap di zona nyaman.
Dia lebih memilih untuk keluar dari Unilever dan membentuk sebuah wadah advertising sendiri bersama teman-temannya, bahkan usaha ini dijalankan tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga sampai di Malaysia.
Di Malaysia itulah, kata Uli, merupakan awal dari sebuah awal, dimana merupakan hal yang membuatnya kini bisa meraih nama sebutan 'Ibu Buku', yang tak lain karena adanya peran dari pameran BBW.
"Jadi saat di Malaysia itu kan saya punya kenalan banyak teman-teman entrepreneur. Termasuk berkenalan dengan Pendiri pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) yaitu Andrew Yap."
"Singkat cerita lagi, setelah dekat dan berkenalan sama Adrew. Saya ditawarin buat ngadain BBW juga di Indonesia."
"Sempat mikir apa bisa ya saya? Soalnya di Malaysia sendiri itu, pengunjung BBW nya bisa tembus 10 ribu setiap harinya."
"Namun karena dapat semangat dari teman-teman dan tekad kuat yang saya miliki, akhirnya saya memutuskan untuk mengiyakan penawaran yang diajukan Andrew," cerita Uli secara jelas tentang awal kisah sejarah BBW.
Niat Baik Mencerdaskan Bangsa Bikin BBW bisa Bertahan dan Sukses
Saat BBW pertama terselenggara, tepatnya pada 2016 dan utamanya dihari awal-awal pameran, merupakan ujian tersendiri bagi Uli.
Entah di Jakarta maupun yang di Surabaya, pengunjung yang hadir tidak sesuai yang diharapkan atau bahkan seuforia yang di Malaysia.
"Saat pertama itu, di hari-hari pertama, tepatnya tiga hari pertama pameran, mental saya sempat down sekali."
"Masih ingat betul saya, saat itu pusing saya. Karena sehari pengunjung hanya mencapai 1000 hingga 2000, padahal saya harapkan bisa sama seperti di Malaysia atau paling tidak 5000 an," ungkap Uli.
Meski begitu, nasib yang kurang beruntung itu ternyata tidak bertahan lama.
Pasalnya, saat hari keempat di tahun pertama pameran (2016), tiba-tiba saja pengunjung membludak sangat pesat.
Bahkan, saking pesatnya, pintu masuk pun terpaksa dibuat sistem buka tutup oleh penyelenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sosok-Uli-Silalahi-yang-dikenal-dengan-sebutan-Ibu-Buku.jpg)