Berita Seleb
KESAL Dituding Sengaja Bunuh Anak Harimau, Alshad Ahmad Ancam Lapor Polisi: Fitnah
Alshad Ahmad pun langsung buka suara tentang kematian Cenora yang kini jadi buah bibir netizen.
Pada Desember 2022, anak Jinora sebelumnya juga ada yang mati setelah delapan hari lahir.
Alshad mengungkap sudah ada 7 harimau yang mati di penangkarannya.
Hal tersebut terungkap lewat balasan Alshad atas pertanyaan yang diajukan oleh akun Instagram @tuantigabelas.
Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Liverpool Vs Leicester City, Akses di Sini Nonton Live Streaming Gratis via HP
“Jikalau boleh bertanya, dr awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati dibawah pengawasan bro alshad?” Tanya pemilik akun yang bernama Muhammad Syaifullah itu.
“tuantigabelas 7, semua hasil breeding sendiri dari 1 Indukan," jawab Alshad.
Namun, hal tersebut menjadi sorotan oleh publik.
Alshad dinilai tak bisa merawan binatang buas tersebut.
“kalo izin jd kolektor harimau gini, terus meninggal udah 7 masa gak apa-apa? gak ditarik gitu izinnya? kan harimau bukan hewan ternak macem ayam," tanya salah satu base.
"Bukan cuma kali ini ajah anak Harimau meninggal di tangan Alshad.
Perizinannya perlu dievaluasi gak sih? Mau berapa banyak lagi korban nyawa Harimau demi konten?" ujar yang lainnya.
Disentil WWF
Nama Alshad Ahmad jadi sorotan lantaran 7 harimaunya mati, World Wide Fund for Nature (WWF) ikut beri komentar.
Organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan itu memberikan tanggapannya.
“Menanggapi berita kematian Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) yang dipelihara oleh seorang influencer di Indonesia,” tulis akun Twitter @wwf_id.
Lewat cuitannya, WWF mengungkap alasannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Akui-Sudah-7-Anak-Harimau-Miliknya-Mati-Izin-Alshad-Ahmad-Pelihara-Satwa-Kembali-Dipertanyakan.jpg)