Dugaan Malapraktik
Dilapor Lakukan Malapraktik, dr Herling Pangkerego SpOT Segera Diperiksa Polda Sumut
dr Herling Pangkerego SpOT, pihak yang dilaporkan melakukan dugaan malapraktik di RS Bina Kasih akan segera diperiksa Polda Sumut
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
Holmes yang bertugas di Kodam I/Bukit Barisan ini menceritakan, dugaan malapraktik yang dialami anaknya ini bermula pada 18 Mei 2023 lalu, ketika sang anak sedang bermain di atas punggung sapi, lalu terjatuh.
Kemudian, RSS dibawa ke RS Bina Kasih untuk untuk mendapat pertolongan.
Usai dirawat sejenak di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), keesokan harinya, atau pada 19 Mei 2023, RSS dibawa ke ruang operasi.
Selesai dioperasi, Holmes dipanggil oleh dokter yang menangani.
Baca juga: Dipanggil Polisi Atas Dugaan Malapraktik, dr Prasojo Sujatmiko dan Direktur RS Murni Teguh Mangkir
Disini dia menanyakan kondisi anaknya, apakah kemungkinan cacat atau tidak.
Namun, saat itu dokter menyatakan kepadanya kalau anaknya tidak akan cacat.
"Dokter menjawab tidak," terang Holmes.
Beberapa waktu kemudian, anaknya mengaku kesakitan dan sesak napas.
Saat pembalut di tangan dibuka, ternyata sudah membusuk dan bernanah.
Kemudian anaknya itu dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan agar bisa mendapatkan perawatan lanjutan.
Baca juga: Pekan Depan dr Prasojo Sujatmiko yang Diduga Lakukan Malapraktik di RS Murni Teguh Diperiksa Polisi
Singkat cerita, anaknya malah akan diamputasi.
Tangan kanannya akan dipotong karena dianggap luka dialami tidak bisa tertolong.
Seketika, dia pun menolak sampai akhirnya anaknya dibawa pulang dari rumah sakit.
Disinilah dia kemudian protes ke dr Herling Pangkerego SpOT kenapa anaknya sampai harus diamputasi.
Padahal, dia sebelumnya diduga tidak menjelaskan.
Baca juga: Evarida Simamora Kisahkan Malapraktik yang Dialaminya di RS Murni Teguh, Syok dan Sempat Takut Mati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kabid-Humas-Polda-Sumut-Kombes-Hadi-Wahyudi-saat-diwawancaraiSenin-34.jpg)