Berita Medan

Moonfield Jazz Community, Tetap Eksis Perkenalkan Musik Jazz di Kalangan Anak Muda Medan

Moonfield Jazz Community kembali hadir dalam agenda rutin yakni jam session, yang kali ini berlangsung di Grand Central Medan, Kamis (29/7/2023).

Tayang:
Tribun Medan/Husna Fadilla Tarigan
Moonfield Jazz Community, jam session di Grand Central Medan, Kamis (20/7/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Moonfield Jazz Community kembali hadir dalam agenda rutin yakni jam session, yang kali ini berlangsung di Grand Central Medan, Kamis (20/7/2023) malam.

Dalam agenda rutin ini, tidak hanya sekadar menampilkan musik bergenre jazz, tapi juga mengajak anak muda Kota Medan, mengenal aliran musik yang berasal dari Amerika ini.

Baca juga: Jamming Bersama Rio Sidik di Arena Cafe, dalam Panggung Jazz dan Blues Night

Baca juga: SERUNYA Ngabuburit Bareng Drummer Kota Medan dan Moonfieldz Jazz, Jadi Ajang Silaturahmi

Mikha Siburian, salah satu tim dari Moonfield Jazz mengatakan, perkumpulan ini dibuat sebagai upaya memperkenalkan genre musik jazz kepada kalangan muda, dimana banyak orang beranggapan bahwa musik ini adalah musik yang rumit.

"Moonfield sendiri terbentuk berdasarkan keresahan kita kalau musik Jazz itu segmented ya, itulah yang membuat kami Moonfield sendiri pengen bilang ke pendengar, ke masyarakat Medan, bahwa musik jazz itu tidak serumit yang dia kira, tinggal kemasannya aja," ujar Mikha.

Disebutnya, bahwa sebenarnya musik jazz bersifat dinamis, banyak perkembangan di musik ini yang mulai bisa dinikmati semua kalangan.

"Dari mulai swing, yang benar-benar bebop, harmoninya udah kompleks, tapi ada juga yang smooth, yang udah lebih bisa diterima," jelasnya.

Itu sebabnya, diungkapkannya, Moonfield selalu berusaha, menyajikan musik dengan metode yang sesuai, memodifikasi musik, tanpa harus menghilangkan nilai aslinya.

"Diawal setiap acara Moonfield kita mulai dari yang swing, bebop, baru ke smooth tadi, jadi tetap ada yang entertainmentnya dan edukasinya juga," ungkapnya.

Jam session sendiri dibuat secara rutin, dengan tujuan memunculkan para penikmat musik jazz di kota Medan, dimana agenda hari ini sudah yang ke 15 kalinya dilaksanakan.

"Karena jazz di Medan itu sangat jarang sekali, penikmatnya ada tapi underground gitu, nahh disini kita mau munculkan para penikmatnya ke permukaan," tambahnya.

Sementara itu, ada Joshua yang juga pentolan dari Moonfield, menyampaikan pesannya, bahwa jazz sekarang itu bukan seperti jazz jaman dulu, yang dikira masyarakat membosankan, ditegaskannya kembali bahwa musik satu ini sifatnya dinamis.

"Tergantung kita mengemas si jazz ini seperti apa kedepannya, harusnya anak sekarang itu udah lebih familiar dengan jazz, tapi balik lagi ke rules dasarnya, artinya tidak meninggalkan nilai musik yang sudah ada," ujar Joshua.

Hal itu dikatakannya, dengan kreatifitas anak muda sekarang, jangan sampai meninggalkan nilai musik yang sudah ada, atau dasar musiknya yang tetap harus dijaga.

"Jangan kita sembarang main, tapi kita lupa awalnya seperti apa" tuturnya.

Baca juga: 2.800 Tiket Fantasia Concert Sudah Terjual, Masih Tersedia Penjualan OTS, Berikut Harganya

Baca juga: HARGA Tiket Masuk Mikie Funland, Ada Harga Khusus untuk Rombongan dan Orang Tua Usia 50-55 Tahun

Peserta yang tergabung di Moonfield sendiri sudah hampir 60 orang, tapi dari jumlah keseluruhan tersebut beberapa diantaranya sudah meniti karir di luar daerah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved