Sumut Terkini

SOSOK dr Osinta, Tewas Ditabrak Kereta Api, Dikenal Baik Hati Selama Mengabdi di Puskesmas Meranti

Sosok dr Osinta Silaen dikenal sebagai memiliki pribadi dan pelayan yang baik bagi masyarakat semasa mengabdi di Puskesmas Meranti. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi

Jefri mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami lebih lanjut peristiwa ini.

Menurut informasi, dokter Osinta Silaen bertugas di Puskesmas Meranti.

Sementara itu, dokter Elsye Minae Sinambela merupakan dokter hewan.

Saat ini, de Elsye tengah berjuang melawan masa kritis. Ia juga mengalami luka serius akibat peristiwa ini.

Mobil mini bus yang kedua tumpangi ditabrak kereta api hingga terseret sejauh 15 meter dari lokasi awal hingga hampir menghantam rumah warga.

Korban Elsye Minar Sinambela berhasil dikeluarkan warga dalam kondisi selamat dari kabin penumpang dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Sementara  Osinta Silaen terjepit dibangku sopir dan meninggal dunia di lokasi.

Polisi dibantu warga mengeluarkan kedua korban menggunakan alat seadanya berlangsung dramatis.

Polisi dan warga menarik paksa rangkaian pintu mobil yang ringsek itu secara bersama-sama.

Kini, mobil dalam keadaa ringsek telah dievakuasi ke Pos Lantas Katarina Kisaran.

"Ngeri nai kepergianmu Osin.. Untuk kak @Hotly Jabat yang kuat kuat dan sabar ya kak,"tulis akun @Rosheppy Harianja.

Foto semasa hidup dr Osinta Silaen (dok.pribadi/fb)
Foto semasa hidup dr Osinta Silaen (dok.pribadi/fb) (fb)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menanggapi terkait kecelakaan yang terjadi di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan Selasa(19/7/2023) pagi.

Melalui kepala regu polisi khusus kereta api (Polsuska) stasiun kereta Kisaran, Tri Rohmad Hidayanto, PT KAI menjelaskan bahwa perlintasan tersebut berstatus jalan resmi tidak terjaga.

Ia mengaku, selama ini pihaknya selalu melakukan sosialisasi untuk mengingatkan para pengendara agar selalu berhati-hati saat melintasi jalan yang memiliki perlintasan kereta tanpa palang pintu.

"Kami memasang baliho imbauan, kemarin sebelum kejadian kami juga sudah memasang, tapi gatau ini siapa yang mencabutnya. Jadi, ini kami pasang kembali untuk mengingatkan para pengguna jalan," ujar Rohmad, Rabu(19/7/2023).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved