Sumut Terkini
SOSOK dr Osinta, Tewas Ditabrak Kereta Api, Dikenal Baik Hati Selama Mengabdi di Puskesmas Meranti
Sosok dr Osinta Silaen dikenal sebagai memiliki pribadi dan pelayan yang baik bagi masyarakat semasa mengabdi di Puskesmas Meranti.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
“Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Osinta Silaen (OS) meninggal dunia di TKP dan dibawa ke RSU Wira Husada, Kisaran,” jelas Ipda Jefri.
dr Elsye Minar Sinambela (kiri) dan dr Osinta Silaen (kanan). (FB)
Sementara, seorang penumpang lain, temannya, Elsye Minar Sinambela (34), mengalami luka parah dan kini dirawat di RS Setio Husodo, Kisaran,” sambungnya.
Elsye Minar Sinambela (EMS) merupakan warga Jalan Sanusi Pane, Perum Wahyu 6, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
"Mobil yang dikemudikan korban datang dari arah Kota Kisaran menuju arah Mutiara. Sesampainya di TKP bertabrakan dengan kereta api yang melintas dari arah Rantau Prapat menuju Kota Medan,"jelasnya..
“Akibat kejadian tersebut, pengemudi meninggal dunia di tempat, sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka dan kendaraannya mengalami kerusakan,”pungkasnya. Belakangan diketahui, kedua korban merupakan dokter di Puskemsas.
Kronologis kejadian
Menurut informasi, insiden mobil ditabrak kereta api ini bermula saat kedua korban hendak melintas di lokasi kejadian.
Ketika melaju di perlintasan tanpa palang pintu tersebut, tiba-tiba saja datang kereta api Sri Bilah jurusan Rantauparapat-Medan.
Lalu, kereta api langsung menabrak mobil yang ditumpangi kedua korban.
Begitu mobil ditabrak, kendaraan roda empat itu kemudian terguling.
Korban yang berada di dalam mobil terluka parah.
dr Osinta Silaen, yang merupakan warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban mengalami luka berat, akibat tengkorak kepalanya pecah. Selain itu, bagian tulang rusuk korban juga patah.
Sementara, untuk korban Elsye Minae Sinambela, kini dirawat di rumah sakit.
"Yang satu meninggal dunia di temoat. Korban lainnya kritis," kata Kanit Gakum Sat Lantas Polres Asahan, Ipda Jefri Helmi, Selasa (18/7/2023).